by

HL Desak AMKA & AP I Segera Selesaikan Renovasi Bandara Pattimura

AMBON,MRNews.com,- Dalam kunjungan ke daerah pemilihan (Kundapil), anggota MPR RI yang juga anggota Komisi VI DPR RI Hendrik Lewerissa, menyesalkan terbengkalainya proyek renovasi Bandara Internasional Pattimura, Ambon. Lewerissa pun mendesak proyek tersebut segera diselesaikan.

Pasalnya, HL sapaan akrab Lewerissa mengaku, ketika kunjungan reses diakhir tahun 2019, dirinya menyempatkan waktu bertemu dengan GM Angkasa Pura Ambon, perwakilan dari PT. Amasta Karya (AMKA) selaku kontraktor proyek renovasi dan perluasan terminal Bandara Pattimura Ambon di Laha.

Dalam pertemuan tersebut pihak Angkasa Pura dan AMKA menyampaikan bahwa target penyelesaian proyek itu adalah akhir Maret 2020.

“Saya masih punya catatannya, saya tidak pikun. Itu berarti semestinya proyek itu diselesaikan sebelum Pandemic Covid 19 menular ke Ambon. Bahkan disampaikan juga kepada saya anggaran sebesar 87 milyard yang dibutuhkan untuk proyek tersebut sudah ada dan dalam posisi standby,” beber politisi Gerindra.

Artinya lanjut dia, proyek tersebut dari sisi pembiayaan tidak akan terpengaruh pandemic Covid 19.

“Ini kok sudah hampir 1 tahun tidak ada kemajuan apapun. Sementara aktivitas tiba-berangkat penumpang dilakukan di gedung terminal yang berdebu dan amburadul itu,” tanya dia saat menghubungi media ini, Senin (23/11).

“Saya melihat kondisi terminal Bandara Pattimura Ambon yang demikian tidak layak digunakan untuk aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang karena dapat menyebabkan gangguan saluran pernafasan yang diakibatkan oleh debu,” sesal HL.

Padahal kata HL, Bandara Pattimura Ambon adalah bandara internasional. Yang seharusnya tidak dibiarkan terbengkalai sampai saat ini.

“Ini Bandara Internasional loh! Kok kondisinya seperti itu? Saya yakin kalau renovasi bangunan terminal Bandara tempat lain seperti di Solo atau Jogja, pasti tidak akan dibiarkan terbengkalai seperti itu. Ini ketidak pedulian yang kasar dan tidak menghargai kami masyarakat pengguna jasa Bandara di Maluku,” tanya anggota DPR-RI asal Provinsi Maluku.

Terhadap kondisi itu, HL memastikan akan mendesak Menteri BUMN untuk mengevaluasi jajaran Direksi AMKA dan PT. Angkasa Pura I (Persero). Bahkan bila perlu dicopot dari jabatannya.

Sebab baginya Pandemi Covid-19 tidak dapat dijadikan alasan pembenar untuk ketidak becusan penanganan proyek renovasi dan pengembangan terminal Bandara Pattimura Ambon.

“Ini pintu masuk ke Maluku, wajahnya kok buram seperti itu. Sebagai anggota komisi VI DPR RI, PT. Angkasa Pura I dan PT. AMKA adalah mitra kerja saya karena kedua perusahaan itu merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Maka sekembali ke Jakarta, akan saya desak di komisi agar Menteri BUMN segera evaluasi dua perusahaan plat merah itu, bahkan jika perlu mencopot seluruh direksi,” tegas Lewerissa. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed