by

Hindari Konflik Pilkades, Pemkot Kumpulkan Panitia, Calkades & Tisu

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengumpulkan panitia pemilihan, calon kepala desa (Calkades) serta tim sukses (Tisu) menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 7 April mendatang. Menyatukan pemahaman demi hindari konflik jadi salah satu tujuannya.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy katakan, baik panitia, Calkades dan CalRaja, serta Tisu perlu diarahkan bahwa kompetisi Pilkades yang terjadi itu sifatnya teknis. Karena yang paling utama siapa yang akan terpilih.

“Tadi saya sudah tegaskan, tidak boleh ada dusta diantara kita. Semua kita berkompetisi, dia bermuara pada kepentingan rakyat dan masyarakat di Desa dan Negeri,” terang Louhenapessy di Hotel Pasific Ambon, Selasa (4/4).

Demi suksesnya Pilkades serentak, Louhenapessy mengingatakan para pejabat Negeri dan Desa maupun panitia agar tetap independen, berlaku jujur dan tidak boleh ada kepentingan subjektivitas Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam proses itu.

“Semuanya harus berlangsung demokratis, dengan merekam seluruh aspirasi masyarakat. Dari 8 Desa dan 1 Negeri, hanya ada 1 Desa yang kirim surat masuk ke saya. Tapi setelah dikonfirmasi, nggak. Ini sudah sangat subjektif. Lainnya seluruh itu tidak ada keberatan apapun juga dari masyarakat,” urainya.

Sesuai hasil evaluasi, akui Louhenapessy,
seluruh mekanisme menuju Pilkades serentak telah maksimal dilakukan panitia Pilkades tingkat kota maupun Desa/Negeri.

Oleh sebab itu, dirinya bersama-sama Forkopimda Kota Ambon baik ketua DPRD, Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kasdim 1504/Ambon, Kajari Ambon dan Ketua PN Ambon urung rembuk satukan tekad untuk mensukseskan momen tersebut.

“Kalau saya ikuti betul suasana kebatinan yang ada, ini mereka (penyelenggara-red) sudah sangat siap lakukan Pilkades serentak nantinya,” tegasnya.

Sementara dari aspek pengamanan Pilkades sendiri nantinya, sambung politisi Golkar itu, Kapolresta telah siap supporting untuk amankan Pilkades. Demikian pula akan ada back up dari Kodim 1504/Ambon, serta DPRD dari aspek dukungan politik.

“Penegak hukum lain seperti Ketua PN Ambon berharap sedapat mungkin kita menghindari terjadinya sengketa hasil Pilkades. Itu yang harus kita laksanakan, maka pendekatan musyawarah mufakat lah untuk itu,” pungkas pria yang akrab disapa RL.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse menambahkan, baik penyelenggara, pejabat desa/negeri maupun Calkades harus satu hati mensukseskan Pilkades. Sehingga semua proses yang dilakukan selama ini tidak sia-sia.

“8 Desa, 1 Negeri ini pastinya merindukan Kepala Desa dan Raja defenitif, setelah cukup lama diisi penjabat. Maka pastikan proses dan hasilnya bisa sukses. Karena semua ini dari, oleh dan untuk kita semua, khususnya di 8 Desa dan 1 Negeri,” pesan Ririmasse.

Diketahui, 8 Desa dan 1 Negeri yang siap gelar Pilkades serentak pada 7 April nanti ialah Desa Latta, Nania, Negeri Lama, Waiheru, Hunuth-Durian Patah, Poka, Galala, Wayame serta Negeri Hative Kecil. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed