AMBON,MRNews.com,- Sebagai puncak perhelatan HUT ke-448 Kota Ambon, digelar hiburan rakyat yang menghadirkan sejumlah artis dan musisi di panggung lapangan Merdeka (Lapmer) Ambon, Kamis (7/9) hingga Jum’at (8/9).
Mulai dari pedangdut Kristina, komedian Asis Gagap dan Caesar, Ona Hetharua, Galaks hingga JP Band hadir membawakan lagu-lagu yang jadi khas dan banyolan mereka di depan ribuan orang yang memadati Lapmer.
Gubernur Murad Ismail dan Forkopimda Maluku, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse bersama jajaran turut hadir juga menikmati hingga selesai. Murad dan Bodewin bahkan turut menyumbang lagu.
Lantunan lagu-lagu galau khas musisi muda Maluku yang sedang naik daun, Fresly Nikijuluw. Mulai dari “Mantan” hingga “Tamang pung Kisah” yang dikolaborasikan dengan goyang khasnya, menjadi penutup malam hiburan rakyat itu.
Selain lagu-lagu dan banyoal para komedian itu benar-benar memberi hiburan bagi masyarakat kota Ambon di usia 448 tahun, namun juga momen itu turut membawa berkah bagi para juru parkir (Jukir) hingga pedagang asongan.
Bagaimana tidak, ribuan kendaraan mulai dari roda dua dan roda empat parkir di seputaran areal lapangan merdeka hingga ke jalan A.Y Patty, jalan Pattimura, jalan Anthony Reebok, jalan Slamet Riyadi, jalan Wem Reawaruw.

Dani, juru parkir mengaku, ribuan kendaraan yang parkir ini tentu menyulitkan, karena pasti bukan saja merupakan warga kota Ambon tapi pasti juga datang dari kabupaten Maluku Tengah. Sebab kondisi jalan yang sangat sempit.
“Tapi bersyukur sampai selesai tidak ada masalah. Dan katong juga dapat untung banyak. Ini kedua kalinya terjadi, setelah kegiatan pesta rakyat juga waktu HUT provinsi dan HUT RI lalu di lokasi yang sama,” jelasnya.
Senada, La Ima, PKL mengaku, malam hiburan rakyat dirinya untung dua kali lipat dari biasanya. Bahkan jualannya sudah terjual habis sebelum panggung hiburan selesai.
“Ini berkah bagi kami pedagang. Kami berterima kasih kepada Pemerintah kota yang buat kegiatan ini. Semoga konser dan hiburan rakyat seperti ini terus ada. Katong butuh hiburan tapi pasti juga ekonomi katong baik,” ungkapnya. (MR-02)











Comment