AMBON,MRNews.com,- Tim SAR Gabungan terdiri dari tim Rescue Kansar Ambon, personil Polairud Polda Maluku dan Polsek Nusalaut kembali melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap Petrus Hukom (59) nelayan asal Nusalaut yang hilang beberapa hari lalu.
Menggunakan RIB 03, Tim SAR Gabungan bergerak menuju sejumlah titik koordinat guna melaksanakan pencarian. Dibantu keluarga dan masyarakat setempat, upaya pencarian korban sejuah -+ 20 Nm hingga Minggu (5/11) sore.
“Namun hingga operasi hari kedua selesai, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” sebut Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arif Anwar lewat keterangan persnya, Minggu.
Pencarian terhadap korban lanjut Arif, dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari ketiga, besok (hari ini-red).
Diberitakan sebelumnya, Hukom (59) hilang kontak hingga kini sejak pergi melaut Rabu, 2 November 2023 lalu.
Informasi hilangnya Hukom diterima Command Center Basarnas Ambon dari keluarga korban, Ibu Beli Sahuburua, Sabtu (4/11). Pasca mendapat informasi itu, tim SAR pun dikerahkan mencari korban.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arif Anwar katakan, dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) 03, satu tim SAR gabungan dikerahkan menuju lokasi kejadian di sekitar perairan Pulau Nusalaut pada koordinat 3° 48′ 41.57” S – 128° 38′ 40.59” E, jarak -+ 45,7 Nm, dan Heading 103,39° arah Timur dari Kantor SAR Ambon.
Namun hingga sorenya kata Arif, upaya pencarian korban yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejauh -+75 Nm belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Basarnas Ambon 5 orang, Polairud Polda Maluku 2 orang, keluarga 1 orang dan masyarakat setempat 15 orang menghentikan sementara upaya pencarian dan akan dilanjutkan operasi SAR hari kedua besok (hari ini-red), Minggu (5/11),” tandas Arif.
Dugaan sementara kata Arif, korban tenggelam akibat kelelahan, berenang mengejar perahu korban yang terlepas ikatannya dari rumah rompon. (MR-02)







Comment