by

Hari Anak Nasional 2023, Kota Ambon Dapat 2 Penghargaan

AMBON,MRNews.com,- 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Tahun 2023, puncak HAN dirayakan di Kota Semarang Jawa Tengah.

Pada momen itu, Kota Ambon meraih dua penghargaan. Pertama, anugerah Kota Layak Anak (KLA) 2023 kategori Madya, naik dari sebelumnya yaitu Pratama. Serta Forum Anak Kota Ambon (FAKOTA) mendapat DAFA Awards sebagai Forum Anak terbaik spesifikasi wilayah Indonesia Timur.

Namun bedanya, DAFA award diterima langsung Ketua FAKOTA di Semarang. Sementara apresiasi KLA kategori Madya hanya diumumkan lewat Zoom meeting oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) RI, penghargaan secara fisik baru diterima setelah ada surat atau undangan.

Kepala DP3AMD Kota Ambon Meggy Lekatompessy katakan, penghargaan itu bukan atas hasil kerja DP3AMD saja tapi merupakan kerja bersama atau kolaborasi semua pihak baik OPD pemerintah kota, masyarakat, dunia usaha termasuk media didalamnya punya dukungan besar, sehingga ada peningkatan status atau predikat KLA.

“Ada 24 indikator penilaian sehingga bisa alih status itu. Sebut saja beberapa diantaranya terkait kelembagaan, lebih ke soal aturan-aturan yang terjemahannya sampai ke level desa/kelurahan untuk mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak,” jelasnya via seluler, Minggu (23/7) malam.

Selain 24 indikator kata Lekatompessy, ada juga lima (5) cluster dengan sejumlah pendekatan lainnya. Yang mana berkaitan pula dengan Kecamatan dan Desa/Kelurahan layak anak.

“Jadi memang kalau sampai naik status karena ada perbaikan terhadap kerja-kerja sesuai indikator, katong input penilaiannya. Karena didahului dengan penilaian mandiri tingkat provinsi, kementerian termasuk evaluasi lapangan,” urainya.

Namun begitu dirinya tidak menampik masih banyak kekurangan atau Pekerjaan Rumah (PR) yang harus terus dievaluasi, dibenahi secara baik dan terencana terutama dalam pemenuhan hak anak.

Sebab untuk menjadi KLA memang tahapannya panjang, tidak mudah. Setelah Madya, masih ada lagi kategori Nindya, Utama dan terakhir KLA sebagai predikat tertinggi.

“Di Indonesia belum ada Kabupaten/Kota yang levelnya murni menjadi Kota Layak Anak. Katong akan berusaha semampunya, dengan dukungan semua pihak. Penting untuk memenuhi hak anak dan memastikan perlindungan khusus anak. Mencegah kekerasan terhadap anak dan penanganannya bisa lebih baik dalam pelayanan atas kasus kekerasan yang terjadi pada anak,” pungkasnya.

Diketahui, tahun 2021 lalu, Kota Ambon sebelumnya mendapat penghargaan KLA kategori Pratama, bersama Kabupaten Buru. Artinya, hanya rentan waktu dua tahun peningkatan status KLA mampu diwujudkan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed