by

Harga Diri Atau Percaya Diri Bagi Pemakai Narkoba

-Gagasan-1,044 views

Oleh: Drs. Abner Timisela, M.Si.

AMBON,MRNews.com,- Suatu catatan untuk direnungkan dalam setiap langkah kehidupan untuk memahami peran serta seseorang khususnya kalangan kawula muda untuk mengembangkan potensi diri membangun komitmen serta menatap masa depan yang berkompetisi dalam dunia IPTEK yang semakin kompetitif dan bermutu. Manusia adalah makhluk sosial yang bertanggung jawab untuk diri sendiri maupun kehidupan orang lain.

Namun sebelum seseorang dalam pertumbuhannya sejak dalam kandungan ibunya sampai bayi, komunikaasi yang pertama terbangun dengan ibunya, keluarga, serta dalam pertumbuhannya bisa beradaptasi dan mampu membina hubungan dengan sesamanya, ketika dalam proses pertumbuhan dan perkembangan ia harus mampu memperhatikan keadaan dirinya terlebih dahulu, (Siapa Aku?) dan membina hubungan yang baik dengan dirinya sendiri.

Dengan mengetahui siapa dirinya berarti ia dapat lebih muda mengarahkan perilaku untuk mencapai tujuan hidup (cita-cita) yang diinginkan. Sebaliknya ia akan mengalami kesulitan mengarahkan perilakunya untuk mencapai tujuan hidup apabila ia tidak jelas dengan dirinya sendiri atau tidak memahami karakter serta kepribadian dirinya. Sebagai makhluk sosial manusia tidak dapat hidup sendiri seperti sebuah pulau terpencil ditengah lautan akan tetapi membutuhkan kehadiran orang lain serta alam sekitar.

Memang harus diakui tiap orang dianugerahi suatu kebebasan untuk berkehendak (free will). Tetapi sesungguhnya kehendak bebas ini bukanlah kehendak untuk melakukan apa saja, bagaimana saja, atau dimana saja. Kebebasan hakiki manusia adalah kebebasan untuk bertanggungjawab karena saat seseorang mengklaim hak asasinya, cepat atau lambat hal itu akan berdampak pada hak orang lain. Setiap manusia memiliki harga diri atau percaya diri sebagai suatu pemberian Tuhan yang Maha Kuasa.

Harga diri adalah suara hati seseorang yang menyampaikan bahwa dia seorang istimewa dan berharga, mampu mencapai cita-citanya. Harga diri adalah perasaan, pandangan dan keyakinan seseorang terhadap keseluruhan dirinya. Harga diri adalah dasar untuk membangun proses belajar, kreativitas, tanggungjawab dan hubungan antar sesama yang positif. Harga diri bisa tinggi atau rendah terbentuk dari pengalaman seseorang dalam interaksi dengan orang lain. Tanggapan yang diberikan akan dijadikan cermin menilai dan memandang seseorang.

Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya perbedaan harga diri pada mereka yang berperilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba, dari pada yang tidak berperilaku menyimpang. Orang yang berperilaku menyimpasng menunjukkan harga diri yang rendah, sebab mereka lebih banyak mengalami konflik, ketegangan dan frustasi. Seorang penyalahguna narkoba akan mendorongnya untuk melakukan perilaku menyimpang yang menjerumuskannya untuk melakukan berbagai kegiatan kriminal atau pelanggaran hukum yang pada akhirnya dapat dipenjarakan.

Orang yang menyalahgunakan narkoba tidak dapat mengontrol emosinya secara baik dan apa yang dilakukan tidak disadari tentang dampak dan resiko diakibatkan dari perbuatannya yang berakhir pada aktivitas merugikan orang lain lewat berbagai sikap dan perilaku yang tidak terpuji.

Sedangkan pengertian percaya diri adalah gambaran keyakinan, keberanian, cara pandang, pemikiran dan perasaan tentang dirinya sendiri. Percaya diri meliputi kemampuan intelektual, sikap, perasaan, kekuatan, fisik dan penampilan diri. Melalui percaya diri, kita akan memahami untuk melakukan proses bercermin melaui proses menilai atas apa yang dimiliknya. Perasaan kita dalam merespons segala rangsangan dari luar ditentukan oleh percaya diri kita . Jika percaya diri kita positif, akan memberi dorongan, kekuatan dan keberanian untuk bertindak positif dalam bentuk penerimaan dan kesiapan dalam melakukan suatu tugas dan tanggungjawab.

Seseorang yang memiliki percaya diri dapat melakukan hal-hal yang positif dalam hidupnya seperti : a. Berani menyatakan hak-haknya tanpa mengurangi hak-hak orang lain. b. Mengenal dan menyatakan perasaannya. c. Melakukann perilaku yang dikendakinya. d. Berperilaku yang bertanggung jawab pada drir sendiri dan sesamanya. e. Menetapkan dan mencapai tujuannya yang realistis. f. Bangga dengan diri sendiri. Rasa percaya diri merupakan sapek penting dalam kepribadian seseorang. Dengan demikan rasa percaya diri yang tinggi dari seseorang akan lebih berhasil dalam menjalani kehidupannya.

Melalui percaya diri yang baik akan mendorong seseorang untuk memahami pentingnya menjalani kehidupan dalam bentuk pendampingan kepada orang lain melalui komunikasi, partisipasi-partisipasi sosial dengan prinsip saling menghargai yang pada akhirnya akan memperoleh banyak manfaat seperti : a. Lebih muda mengatasi masalah. b. Meningkatkan hubungan antar sesama. c. Mengurangi kecemasan atau ketegangan. d. Meningkatkan harga diri.

Sedangkan bagi seorang pemakai atau penyalahguna narkoba tidak memiliki konsep hidup yang jelas tidak tertata kehidupannya dalam strata sosial maupun budaya, dengan demikian hilang percaya diri serta harga diri si pemakai narkoba dan yang diperoleh hanyalah suatu kesengsaraan yang berkepanjangan (hancurnya) masa depan. (**)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed