by

Hanura Sesumbar Ingin Menangi Pileg di Maluku

-Politik-1,280 views

AMBON,MRNews.com,- Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sesumbar ingin keluar sebagai pemenang dalam perhelatan pemilihan legislatif (Pileg) 17 April 2019 mendatang di Provinsi Maluku. Beberapa aspek yang membuat mereka percaya diri alias Pede karena faktor ketua DPD, Yasin Payapo yang adalah seorang Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), sebagai kabupaten dengan pemilih terbanyak ketiga di Maluku setelah Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon.

Tetapi juga hasil suvey salah satu lembaga menempatkan mereka bakal mendapatkan minimal lima (5) kursi di DPRD Provinsi. Sebabnya, guna mematangkan pencapaian tersebut, partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu melaksanakan rapat koordinas (Rakor) melibatkan ketua DPC, ketua Bappilu dan badan saksi se-Maluku di Kota Ambon, Rabu-Kamis, 6-7 Maret 2019. 

“Tujuan Rakor untuk mempersiapkan Pileg 2019. Intinya bahwa partai Hanura harus keluar sebagai pemenang. Karena memang target yang sudah kita tetapkan baik DPRD provinsi, kabupaten/kota harus diwujudkan secara nyata, namun harus kembali dievaluasi, dikoordinasi supaya mendapat hasil lebih baik. Sebab, setiap target harus terwujud tetapi bisa saja kalau tidak bekerjasama diantara DPC kabupaten/kota dan para caleg, sulit. Ibarat sapu lidi yang kalau digunakan secara bersama-sama, bisa efektif,” tandas sekretaris DPD Hanura Maluku, Patria Billy Latuheru kepada media di Elizabeth Hotel, Kamis (7/3/19).

Sama dengan tujuan memenangkan partai Hanura di Pileg, kata Latuheru, demikian pula di Pilpres. Dimana dalam tim pemenangan daerah Jokowi-Maruf sudah targetkan minimal 70 persen dan harus diimplementasikan semua kader Hanura. Bahwa memang, masih terdapat berbagai kelemahan, salah satunya belum cukupnya satu TPS, satu saksi, sehingga dalam perjalannya akan terus menjadi perhatian tak hanya Hanura tapi juga semua koalisi agar target itu bisa tercapai.

Disinggung tentang persentase hasil survey dalam Rakor tersebut oleh salah satu lembaga survey terhadap peluang kemenangan dan tidaknya Hanura di Pileg 2019, diakui dosen UKIM itu, paparan itu untuk bulan November 2018-Januari 2019, sementara bulan Maret belum dipersentase. Namun pihaknya akan terus meminta sebagai acuan dan berencana persentase hasil survey terakhir minimal dua minggu menjelang hari H. Walau begitu, secara garis besar dari persentase survey sementara, peluang menang partai Hanura di Maluku terbuka untuk Pileg, termasuk DPR-RI.

“Untuk DPRD provinsi dari tujuh Dapil, kita berpotensi minimal dapat lima kursi dan bahkan bisa lebih. Karena kita punya basis masa, khusus untuk kabupaten SBB, sudah bisa mendongkrak lebih dari yang diharapkan. Kota Ambon cukup baik, Aru-Kota Tual-Malra juga ada kursi, di MTB-MBD satu kursi, jadi minimal lima kursi bisa kita dapat. Termasuk DPR-RI, Hanura berpeluang kantongi satu kursi. Karena kita punya basis jelas dan nilai jual ketua DPD Hanura selaku seorang Bupati dan punya akses cukup bagus untuk memenangkan itu,” paparnya.

Sedangkan untuk kabupaten/kota, tambah Latuheru, ada beberapa kabupaten/kota yang perlu bekerja keras dan secara internal atau tertutup akan diumumkan melalui survey di pertemuan berikut. ” Kami tidak bisa buka ke publik karena jadi konsumsi internal. Tapi jelasnya, ada kabupaten/kota yang memang perlu didorong agar bekerja keras meraih kursi,” demikian Latuheru. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed