AMBON,MRNews.Id. – Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Maluku, Djlaludin Salampessy, mengumumkan bahwa jadwal pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Maluku dimajukan satu hari lebih awal dari jadwal semula.
Pelepasan yang semula direncanakan berlangsung pada Jumat, 16 Mei 2025, kini akan dilaksanakan pada Kamis, 15 Mei 2025, pukul 14.30 WIT di Asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Maluku. Perubahan jadwal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan agenda Gubernur Maluku yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur pada sore hari setelah acara pelepasan.
Pengumuman ini disampaikan dalam kegiatan simulasi dan evaluasi keberangkatan JCH Maluku yang digelar di Asrama EHA Provinsi Maluku, Rabu (14/5).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, menuturkan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan keberangkatan haji dari Maluku menggunakan sistem Embarkasi Haji Antara (EHA). Sebelumnya, Maluku masih menggunakan sistem embarkasi transit.
“Jika dilihat dari prosesnya tidak berbeda jauh, namun perbedaannya terletak pada statusnya. Pemerintah Provinsi berharap ke depan kita bisa meningkat dari EHA menuju embarkasi penuh, bahkan menjadi pusat embarkasi wilayah timur Indonesia yang mengakomodir beberapa provinsi,” ujar Yamin.
Ia juga menekankan tiga indikator utama kesuksesan pelaksanaan ibadah haji, yaitu:
Jemaah diberangkatkan dengan lancar, termasuk kelengkapan dokumen dan pemenuhan kebutuhan dasar jemaah.
Kepulangan jemaah dalam keadaan selamat dan sehat tanpa hambatan selama berada di Arab Saudi.
Pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah haji secara sempurna, baik yang wajib maupun yang sunnah.
“Semoga pelayanan yang diberikan kepada para tamu Allah menjadi amal jariyah yang diterima di sisi Allah SWT,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam simulasi keberangkatan yang dilakukan, berbagai aspek layanan kepada JCH Maluku diuji untuk memastikan kesiapan seluruh petugas dan fasilitas. Mulai dari pelayanan khusus bagi jamaah lansia, pengaturan arus masuk-keluar kendaraan, layanan kesehatan, konsumsi, pengecekan kelaikan bus, hingga aspek keamanan dan koordinasi antar satuan operasional dan peninjauan langsung ke Bandara Udara Pattimura Ambon.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya PPIH Provinsi Maluku dalam memastikan keberangkatan jemaah berjalan tertib, aman, dan nyaman hingga ke Tanah Suci.
Sementara itu, Plt Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Maluku, H. Yasir Rumadaul mengatakan, pemberangkatan pertama dari Bandara Udara Pattimura Ambon ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar diawali Kloter 22 UPG yang akan berlangsung pada Jumat, 16 Mei 2025. (**)








Comment