by

Enggan Berjanji, Warga Hutumuri Apresiasi dan Support JDW

-Politik-2,055 views

AMBON,MRNews.com,- Enggan menebar janji-janji dalam sosialisasi dan pengenalan diri sebagai calon anggota legislatif DPR RI Dapil Provinsi Maluku nomor urut 3 membuat politisi PDI Perjuangan, Jeffry Daniel Waworuntu (JDW) mendapat sambutan, apresiasi positif dan support dari warga Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, usai sosialisasi pencalegan dilakukan, Minggu, (3/2/19) petang. Sebelumnya, selain lewat arak-arakan menuju tempat sosialisasi tetapi juga antusias warga tak terbendung di lokasi.

Mereka menilai sosok inilah yang juga patut mendapat kesempatan dari sekian banyak yang bertarung untuk mewakili suara masyarakat Maluku ke Senayan, karena visi kebangsaan dan pancasila yang kuat serta komitmen hati menjadi legislator pembawa perubahan (agent of change) karena enggan berjanji.

Warga Hutumuri, Poli Harmusial mengaku, jadi kebanggaan tersendiri bagi warga, selain pertama kalinya caleg DPR RI masuk ke Hutumuri, tetapi juga karena tidak ada janji dari JDW, ada hanyalah komitmen bersama pemerintah berupaya keluarkan Maluku dari provinsi termiskin, memberdayakan potensi ekonomi kreatif warga, dan lainnya. “Dukungan besar tentu bisa diberi warga apalagi ini kali kedua beliau datang dan bawa langsung ibu Ruth istrinya, artinya beliau komitmen. Dan peluang itu terbuka karena sepertinya tandem caleg dengan anak negeri, Wenly Thenu. Artinya, kita apresiasi karena bukan janji tapi komitmen untuk Maluku lebih baik kedepan,” beber Harmusial kepada media usai sosialisasi.

Senada, Lily Matuanakota mengapresiasi JDW yang sederhana namun luar biasa mampu memberi pemahaman baik dan positif kepada warga, sehingga bisa sedikit ada bekal soal politik, Maluku dan Indonesia. “Antua (beliau) punya pemikiran baik untuk membangun masyarakat dan negeri Maluku. Apalagi seng (tidak) ada janji dari antua dan memang itu yang katong harapkan seng boleh janji. Dan memang lihat kepribadian dan kesungguhan hatinya yang mau bangun Maluku, itu bagus. Kaya (seperti) akang (itu) sampaikan deng tulus,” terang Lili.

Tak beda dengan Poli dan Lili, seorang pemudi yang juga pemilih milenial, Tita Berhitu menilai visi dan pemikiran yang disampaikan JDW sangat baik dan bisa jadi motivasi bagi semua orang termasuk dirinya. “Cara penyampaiannya baik dan tidak ada janji-janji. Bisa jadi motivasi bagi katong semua, terutama katong anak-anak muda. Dari antua cara sampaikan dan yakinkan orang, beta percaya kalau antua terpilih Maluku pasti bisa beda dan maju. Karena biasanya caleg-caleg itu banyak janji tapi realisasi seng ada. Semoga sosok pa Jeffry, berbeda dan tetap komitmen,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan itu, Jeffry Waworuntu mengaku terharu dan bahagia karena kedua kalinya ke Hutumuri. Selain memang ingin terus mendekatkan diri dan tahu keluhan, aspirasi masyarakat Maluku bukan sekedar terpampang di baliho, spanduk, stiker. Tetapi juga ingin mengajak masyarakat Maluku harus menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 dan dapat keluar dari zona nyaman, mencoba sesuatu inovasi, hal baru.

“Beta tidak ingin berjanji banyak. Hanya berusaha tetap berjuang bagi warga. Merubah mindset supaya jangan memilih kucing dalam karung (tidak kenal orang langsung). Karena lima tahun Maluku akan dipertaruhkan. Hanya mau kedepan bagaimana Hutumuri bisa berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif dan pariwisata, warga Hutumuri dan Maluku umumnya harus berani keluar dari zona nyaman, tidak boleh orientasi kerja PNS. Itu bisa, tergantung kemauan dan niat kita saja. Sebab juga baik buruknya Maluku tergantung dari pilihan kita nanti, lima tahun bukan satu atau dua bulan. Tidak boleh golput. Karena beta punya obsesi Maluku harus maju, tidak berambisi duduki ke Senayan dan pakai segala cara,” paparnya.

Ruth Sahanaya, isteri Jeffry Waworuntu yang hadir bersama untuk menghibur masyarakat Hutumuri lantas tegaskan kehadirannya sebagai bentuk support bagi sang suami, selain tentu tetap menjadi tiang doa, seraya mengharapkan masyarakat Maluku pun mendukung agar bisa terpilih sebagai penyambung lidah di DPR RI. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed