by

Empat Jabatan “Kabinet BAILEO Jilid I” Masih Lowong

-Maluku-1,122 views

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku, Murad Ismail melakukan perombakan terhadap “kabinetnya” untuk jilid I, Selasa (23/7) sejak dilantik pada 24 April 2019 lalu. Empat jabatan lain masih lowong alias belum terisi, karena pejabat lama dirolling ke posisi lainnya. Sementara itu tak semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dirombak. Juga tak ada kejutan berarti dalam perombakan karena masih diisi muka lama. Sebab hanya saling tukar posisi.

Empat posisi kepala OPD yang kosong saat ini diantaranya, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Direktur RSUD dr Haulussy dan Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Maluku.

Pantauan di lantai VII kantor Gubernur, mereka yang kena rolling yaitu Luthfi Rumbia, semula Kepala BPKAD digeser menjadi staf ahli Gubernur; Kepala Dinas (Kadis) ESDM Martha Nanlohy dipindahkan sebagai Kepala Kesbangpol,; Zulkifli Anwar sebelumnya asisten III bidang pembangunan dan ekonomi, kembali ke jabatan semula sebagai Kepala BPKAD menggantikan Rumbia. Lalu Kasrul Selang, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP), menggantikan Zulkifli sebagai asisten III.

Fauzan Chatib, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pindah sebagai Kadis ESDM gantikan Martha Nanlohy. Jabatan yang ditinggal Fauzan diisi Suryadi Sabirin, yang sebelumnya menjabat Kepala BPSDM. Sementara Direktur RSUD dr Haulussy Ambon, Justiny Pawa mengisi jabatan baru sebagai Kepala Biro Perekonomian Daerah. Adapun Kepala Biro Kesra diisi Poppy Bachmid, sebelumnya menjabat Sekretaris Korpri.

Lalu Habiba Saimima, sebelumnya adalah Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Terakhir, Ronny Tairas yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Perekonomiam, dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Gubernur Murad Ismail mengaku, tidak semua orang yang dimasukan assesment itu lulus. Sebab yang profesional itulah utama jadi pertimbangan dan mampu melakukan apa yang sesuai visi misi dan arahan pimpinan dalam tiga bulan sejak dilantik. Bahwa atas faktor like and this like, ASN atau OPD anak tiri dan emas, bukan alasan. Tetapi pembenahan dilakukan perlahan.

“Semua ASN, OPD saya tidak ada anak tiri atau emas. Jangan kalian pikir saya tidak suka ini dan itu, enggak. Semua saya sudah maafin. Yang dulu-dulu lawan kita saya maafin. Termasuk istri saya di PKK juga maafin semua orang yang hina kita di Medsos. Bahkan ada orang yang tusu-tusu mulut ke saya orang ini, itu ndak benar. Saya nggak pakai dia. Jadi pemimpin jangan telinga tipis, jangan terburu-buru menentukan sikap, kebijakan. Harus bijak. Pemimpin itu harus berkarakter. Jadi kalau saya ganti orang ada alasannya, Setiap tiga bulan saya akan progress semua OPD demi masyarakat,” beber mantan Kapolda Maluku.

Sementara pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Jasmono mengatakan, untuk empat posisi yang masih lowong akan diisi oleh Plt, sebab tidak boleh dibiarkan lama. “Yang jelas tidak istilah kosong, dalam pemerintahan. Jadi untuk OPD-OPD yang kosong akan diisi oleh Plt. Soal nama-nama, kita sementara lakukan pertimbangan kepada pa Gubernur. Untuk masing-masing jabatan yang kosong akan diusulkan tiga nama, kewenangan pa Gubernur yang nanti tentukan,” tukas Jasmono yang juga Karo Pemerintahan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed