AMBON,MRNews.com,- Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif memimpin kegiatan penyerahan DIPA dan rincian kertas kerja tahun anggaran 2023 serta Penandatanganan Pakta Integritas pada Satuan Kerja (Satker) Jajaran di Rupatama Mapolda Maluku, Rabu (28/12).
Kapolda mengungkapkan, Presiden RI, Joko widodo Kamis (1/12) lalu telah menyerahkan DIPA 2023 kepada Kementerian/Lembaga di Istana Negara.
Presiden, kata dia katakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 adalah instrumen yang digunakan pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut di tahun depan.
“APBN juga dirancang untuk mampu mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural sekaligus menjadi instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat yang rentan,” bebernya.
Sejalan dengan amanat Presiden tersebut, Irjen Latif mengaku Polri yang merupakan bagian dari penyelenggara pemerintahan di bidang keamanan dengan tugas pokok memelihara kamtibmas, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta penegakan hukum, tentunya harus mendukung rencana kerja pemerintah.
Dukungan dilakukan melalui program dan kegiatan yang telah disusun dalam grand strategi Polri, rencana strategis (renstra), maupun rencana kerja (renja).
“Saat ini kita tengah berada pada tahap keempat renstra Polri yang memiliki sasaran yaitu mempertahankan status sebagai organisasi yang unggul (excellence),” akunya.
“Tahapan ini mengamanatkan kepada kita untuk membangun kemampuan pelayanan publik yang unggul, mewujudkan good governance dan clean goverment, profesionalisme SDM, implementasi teknologi informasi, dan infrastruktur matfas, guna membangun kapasitas Polri yang kredibel di mata masyarakat nasional, regional, dan internasional,” jelasnya.
Dikatakan, untuk mendukung program kerja kepolisian, pemerintah telah alokasikan anggaran untuk Polri sesuai rencana kebutuhan anggaran yang telah diusulkan. Hal ini tentu disesuaikan pada kemampuan keuangan negara.
Olehnya itu, Kapolda tekankan kepada para Kasatker agar pertama, menyusun rencana penyerapan anggaran dari awal tahun secara sistematis berdasarkan rencana pengadaan barang dan jasa dan kalender kegiatan sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pengawasan realisasi penyerapan anggaran guna menghindari penumpukan.
Kedua, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran, agar satker melaksanakan konsolidasi pengadaan sejak dari perencanaan penganggaran, dengan memusatkan alokasi anggaran pada unit kerja yang ditetapkan/ditunjuk oleh pimpinan.
Ketiga, alokasi anggaran Polri tahun anggaran 2023 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional serta dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Untuk itu dimohon kepada para pejabat fungsi perencanaan dapat merencanakan anggaran belanja secara efisien, efektif dan produktif,” pintanya.
Keempat, lanjutnya, dalam menghadapi kegiatan tahapan pemilihan umum serentak tahun 2024, para Kasatker yang mendapat alokasi anggaran Pemilu agar mengoptimalkan anggarannya dengan baik.
Juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota perihal pelaksanaan pengamanan pemilu serentak tahun 2024.
“Penyerahan DIPA dan rincian kertas kerja tahun 2023 serta penandatanganan pakta integritas ini diharapkan dapat mendukung rencana kerja satker jajaran Polda Maluku melalui pemanfaatan anggaran yang baik dan sesuai sasaran yang telah ditetapkan,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Brigjen Pol Jan Leonard de Fretes, Irwasda Maluku, para pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, dan para Kabag Ren Polres Jajaran. (MR-02)











Comment