AMBON,MRNews.com,- Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akan memasuki usia yang ke-15 pada 21 Juli 2023 ini.
Keberadaan MBD secara geografis sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan Australia menjadikannya sebagai teras depan selatan NKRI.
Walau masih muda, namun proses pembangunan terus dipacu pemerintah Kabupaten dibawah pimpinan Benyamin Thomas Noach dan Ary Kilikily.
Pemerintah berupaya meningkatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat, infrastruktur, serta layanan publik demi mengeluarkan Kabupaten bertajuk Bumi Kalwedo itu dari kategori daerah termiskin di Provinsi Maluku.
Sebagai wujud syukur pemerintah dan masyarakat Maluku Barat Daya menyambut HUT ke-15 dengan tema “Terus Berlari Untuk MBD Maju”, berbagai kegiatan digelar panita.
Diantaranya ialah expo atau pameran pembangunan yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh kecamatan di lingkup kabupaten MBD sejak Rabu 18 hingga Jum’at 21 Juli 2023 di lapangan Kalwedo Kota Tiakur.
Semua instansi memamerkan hasil karya dengan karakteristik masing-masing serta promosi produk-produk hasil karya anak-anak daerah sebagai wujud masyarkat yang berbudaya sekaligus berpotensi dalam mengejar kemajuan.

Tak ketinggalan PSDKU Univeristas Pattimura (Unpatti) di kabupaten Maluku Barat Daya sebagai satu-satunya lembaga pendidikan tinggi di bumi Kalwedo, ikut diundang terlibat dalam pameran pembangunan dimaksud.
“Partipasi PSDKU UNPATTI MBD dalam kegitan tersebut merupakan wujud dukungan penuh terhadap pemerintah kabupaten MBD demi MBD Maju” ujar Koordinator bidang akademik A. Dahoklory, S.Si., M.Si,. M.Pd dalam siaran persnya kepada media ini, Kamis (20/7).
Gayung bersambut, partisipasi PSDKU UNPATTI MBD itu ditunjukkan dengan
mempersembahkan dan promosikan karya mahasiswa maupun dosen dari 6 Program Studi (Prodi).
Diantaranya produk pengolahan hasil ternak berupa nugget ayam dan kerbau oleh Prodi Peternakan, makanan dan minuman hasil pengolahan berbahan baku komuditi lokal seperti kelor dan lainnya oleh prodi Akuntansi, media-media pembelajaran, buku cerita rakyat dari 17 kecamatan untuk guru dan siswa.
Kemudian perangkat pembelajaran berbasis kain tenun suku Meher (pulau Kisar) dan juga buku tentang Budaya Kalwedo di Maluku Barat Daya dan Cermin Eksistensi Masyarakat Kepulauan Dalam Pembangunan Bangsa serta berbagai karya lainnya.
“Kita sediakan pula Klinik Hukum oleh program studi Ilmu Hukum untuk setiap pengunjung yang ingin berkonsultasi terkait persoalan-persoalan hukum serta konsultasi pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri gelombang kedua,” jelasnya.
Hasil layanan klinik hukum tambah Dahoklory, ada lima (5) pengunjung yang berkonsultasi masalah hukum di stand pameran. Sementara 10 orang tercatat di hari pertama mendaftar sebagai mahasiswa baru Prodi ilmu hukum.
“Nuansa stand pameran yang dihiasi dokumen sejarah dan legalitas berdirinya PSDKU UNPATTI di Bumi Kalwedo tentu merupakan ajang promosi PSDKU UNPATTI MBD bagi masyarakat yang tinggal di surga kecil ujung Nusantara ini,” pungkasnya. (MR-02)











Comment