AMBON,MRNews.com,- Meskipun belum resmi berpasangan dan Pemilu 2024 masih jauh, namun duet politisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani mulai dikenalkan ke publik termasuk di Maluku sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.
Sosialisasi figur Gubernur Jawa Tengah dan Ketua DPR RI itu menuju pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden melalui Laskar Ganjar Puan (LGP) Provinsi Maluku yang telah terbentuk dibawah komando Nurdin Latupono, dengan pimpinan Kabupaten/Kota dan kecamatan.
Latupono katakan, 11 DPC LGP Kabupaten/Kota hadir hadir dalam konsolidasi awal, dengan satu tekad yaitu guna menyusun program strategis kedepan untuk bisa memenangkan Ganjar-Puan di Pemilu 2024 mendatang.
“DPC sudah terbentuk, PAC dan ranting sudah terbentuk sebagian, akhir bulan ini atau awal Februari kita target tuntas. Intinya kita fokus konsolidasi memenangkan Ganjar-Puan di Maluku dan konsolidasi diutamakan lewat Rakerda,” tandasnya di Resto Beby Indah Beach Desa Tial Maluku Tengah, Minggu (16/1/22).
Pilihan berjuang untuk Ganjar-Puan kata Latupono, didasari pada kondisi yang sebenarnya, butuh pemimpin yang bisa melanjutkan kepemimpinan hari ini, punya kapasitas dan teruji atau berpengalaman.

“Masyarakat Indonesia inginkan duet ini. Itu terlihat dari hasil survei beberapa lembaga survey yang dirilis, pa Ganjar mendapat simpati publik, demikian juga ibu Puan,” terang Latupono.
Dia berharap, PDI Perjuangan dapat melihat antusias masyarakat lewat LGP ini dan menduetkan keduanya nanti dalam Pilpres 2024 mendatang. Sebab hanya PDIP lah, satu-satunya partai politik yang memenuhi syarat untuk calonkan sendiri tanpa perlu koalisi dengan partai lain.
“Kami bekerja diluar partai, bukan bagian dari Partai PDIP. Kami hanya masyarakat yang bekerja dan inginkan PDIP melihat kenyataan yang ada bahwa Ganjar-Puan layak memimpin Indonesia pasca Presiden Jokowi,” demikian Latupono.
Ketua umum LGP Timur Malaka Kiemas menegaskan, fokus LGP adalah mengajak semua elemen bangsa bergotong royong memajukan Indonesia dalam semangat kebhinekaan, mengusung Ganjar Pranowo, mewakili semangat Pattimura dari Maluku dan Puan Maharani mewakili semangat Martha Christina Tiahahu.
“Kalau bukan sekarang kapan lagi. Semoga di tanah raja-raja Maluku, Ganjar-Puan akan menjadi raja dan ratu di tahun 2024,” demikian Kiemas.
Ketua dewan pembina LGP Mochtar Muhammad menambahkan, pilihan Ganjar-Puan karena selain ikuti maunya rakyat Indonesia, tetapi keduanya memiliki ideologi dan gagasan pemikiran yang sama dengan pendiri bangsa, Bung Karno dengan konsep Trisakti.
“Konsep Trisakti Bung Karno hanya bisa
diwujudkan bila kader biologis dan ideologi Bung Karno yang pimpin negara ini. Kita doakan, bulan Juni bertepatan dengan bulannya Bung Karno, semua arah Capres-Cawapres 2024 ini sudah jelas untuk Ganjar-Puan,” pungkasnya. (MR-02)








Comment