NAMLEA, MRNews.- DPRD Kabupaten Buru gelar paripurna istimewa HUT Kabupaten Buru Ke 19 tahun 2018 berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru, Secara remi dibuka Ketua DPRD,Iksan Tinggapy, SH Kamis Kemarin 11/10 2018.
Kegitan tersebut selain dihadiri Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi berserta Ny Sukmawati, Wakil Bupati Buru, Amustofa Besa berserta Ny Nuraini Besan, juga hadir dalam acara itu Staf ahli gubernur maluku bidang pembangunan ekonomi dan keuangan,Ronny SW Tairas,S.Sos,Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku dan anggota, Wakil ketua dan Anggota DPRD Buru dan Istri, Wakil Ketua DPRD Buru Selatan, La-Hamidi berserta anggota, FKPD,Sekda Buru, Para Asisten, Staf ahli dan pimpinan OPD dan sejumlah undangan lainnya.
Saat membuka paripurna HUT ke 19 kabupaten buru tahun 2018 Ketua DPRD, Iksan Tinggapy Menuturkan, Indonesia berduka, ditimpa bencana.
“Kita adalah saudara sebangsa sehingga kita mesti belasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Palu dan Donggala” ujarnya.
Tinggapy, mengajak untuk mengheningkan cipta,memohon kepada yang Kuasa agar mereka disana diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan.
” Negeri kita, Negeri Seribu Pulau dapat terhindar dari segala Marabahaya dan mungkin juga yang terjadi disana adalah sebuah bencana, tapi mungkin itu juga bertanda teguran dari Tuhan Yang Maha Kusa kepada kita semua dan waspada dan mawas diri”ujar Tinggapy.
Kabupaten Buru Lanjutnya, kini berusia 19 tahun kekuatan persaudaraan Kay Way dan keberkahan sumber alam yang penuh potensi, banyak sejarah yang telah ditulis dan sudah terlalu banyak prestasi yang diukir, Bupolo semakin bertambah, Bupolo tercinta semakin maju dan berjaya.
Program Kalesang Desa di kabupaten buru, sejak awal digagas dan dinyatakan jauh sebelumnya dana desa dikucurkan ini adalah bagian dari grand desain memberikan penguatan bagi desa dan menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan daerah yaitu gerakan Bupolo Magrib Mengaji dan gerakan Bupolo Membaca untuk menjadi generasi Buru sebagai generasi yang memiliki kecerdasan intelektual,emosional, dan kecerdasan spiritual dalam meretas jalan menuju masyarakat madani.
Dengan semangat ini sudah Tiga kali kabupaten Kami diberikan penilaian opini wajar tampa pengecualian( oleh BPK terhadap pengelolaan keuangan urutan ke Dua dari Sebelas Kabupaten/ Kota di Maluku, untuk itu sebagai anak Negeri yang diwarisi Leluhur dan Datu- Datu di tanah Bupolo untuk tetap mencintai, bekerja dan mengabdi dengan penuh dan hati” ajak Tinggapy.
Kesemuanya ini Kata Ketua DPRD, Bupolo bermakna keluarga dan Bupolo membuka diri bagi siapa saja untuk membanguan dan Perusa dan Falsapa inilah menjadi pegangan kita untuk membentuk faham generasi kita, semua yang kita capai selama 19 tahun usia kabupaten ini adalah serangkayan cita- cita luhur yang mengharuskan kita semua untuk terus berkarya dan berbakti dengan kerja nyata menuju Senyum Bupolo(MK-06).









Comment