AMBON,MRNews.com,- Kabar duka datang ditelinga Rakyat Indonesia, termasuk warga Maluku. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, mantan Pangdam XVI/Pattimura meninggal dunia.
Pria yang dikenal sebagai “Jenderal Emas Biru dan Hijau Maluku” itu karena menggagas program sosial yang peduli terhadap peningkatan potensi kelautan dan potensi pertanian tanah Raja-raja tutup usia, Minggu (3/12) pukul 17.35 WIB.
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) RI kelahiran 10 Mei 1963 itu wafat di RS Siloam Semanggi-Jakarta karena sakit yang diderita.
Abdul Muhari, Kapusdatinkom BNPB lewat siaran persnya katakan, setelah dibawa dari RS, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka jalan Bukit Golf blok A no 12 Kel Lengkong Karya Kecamatan Serpong Utara Tangerang Selatan.
Selanjutnya, (hari ini-red) Senin (4/12), jenazah akan dilepas secara militer dari rumah duka ke Mako Kopassus Cijantung dengan Inspektur Upacara (Irup) Wakasad Letjen TNI Arif Rahman.
“Selepas dari Mako Kopassus sekira pukul 08.00 WIB, jenazah almarhum akan diberangkatkan sekira pukul 10.30 WIB menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata untuk dilakukan pemakaman secara militer, dengan Irup KASAD Jenderal TNI Agus Subiyanto,” terang Muhari.
Diketahui, almarhum Letjen TNI Purn Doni Monardo menggagas program emas hijau dan emas biru Maluku semenjak menjadi Pangdam XVI/Pattimura medio 2015-2017 lalu, yang hingga kini masih konsisten di jalankan Kodam Pattimura.
Ucapan turut berbelasungkawa atas berpulangnya almarhum yang merupakan warga Kehormatan Kota Ambon itu diungkap banyak pihak, termasuk datang dari warga Maluku. Satu diantaranya ialah Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku, Imanuel Souhaly.
“Terima kasih banyak untuk kebaikanmu bagi Maluku dan Maluku Utara dalam program Emas Biru dan Emas Hijau saat dulu menjabat Pangdam XVI Pattimura. Semua jejak kebaikanmu di Maluku selalu abadi. #kitajagaalamjagakita,” tutur jurnalis Kompas TV itu di laman Facebook miliknya.
Dia lalu melanjutkan sebuah Quote yang sering diungkap almarhum semasa hidupnya terutama saat mengabdi di korps TNI.
“Prajurit Kodam XVI Pattimura bukanlah tipikal prajurit yang banyak bicara tetapi tipikal prajurit yang banyak bekerja. Boleh marah tetapi jangan membunuh kreativitas,” tukas Souhaly mengisahkan momen pengabdian almarhum di tanah Raja-raja.
Diketahui, selain menjadi Pangdam XVI/Pattimura, almarhum Doni Monardo pernah dipercaya sejumlah jabatan penting diantaranya Kepala BNPB RI, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Nasional hingga Setjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) RI. (MR-02)











Comment