by

Distan Maluku Salurkan Bibit Bawang Merah Busuk ke Petani Tepa

-Kab.MBD-1,396 views

AMBON,MRNews.com,- Bibit bawang merah bantuan Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku sebanyak 6 ton diperkirakan 90 persen rusak, tapi tetap didistribusikan ke petani bawang di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kecamatan Babar Barat, Desa Letsiara, Dusun Wetota oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Tepa.

Akibat hal tersebut, membuat petani resah dan menganggap, Distan Maluku serta BPP Tepa tidak serius memberdayakan petani khususnya yang ada di Tepa, Desa Letsiara, Dusun Wetota.

“Bawang tersebut tiba di Dermaga Tepa tanggal 22 Agustus 2018, dengan menggunakan jasa KM Sabuk Nusantara 48. Karena ketahuan busuk, akhirnya bawang dibuang oleh petani. Kepala BPP Tepa diminta bertanggung jawab karena sudah mengetahui bawang rusak tapi sengaja didistribusikan ke petani,” ujar tokoh masyarakat desa Letsiara, dusun Wetota, Eko Renhoran kepada media ini via seluler, Sabtu (1/9/18).

Pasca kejadian tersebut, berdasarkan informasi yang didapat media ini, kontraktor yang punya proyek tersebut sudah mengaku di depan kepala dinas pertanian provinsi Maluku bahwa siap ganti bibit bawang merah yang rusak. Dan anak buahnya, telah ada di lokasi untuk perhitungan kerusakan.

Kejadian itu lantas mengundang kritikan keras dari tokoh muda MBD, Rudy Dolhalewan, yang menilai bantuannya tidak tepat sasaran karena rusak dan busuk, serta perencanaan yang abal-abal.

“Itu namanya bantuan tidak tepat sasaran. Kasih bantuan tapi tidak tahu rusak atau busuk apalagi jika tak ada pendampingan. Perencanaan abal-abal dan amburadul. Penyuluh pertanian nya kemana?. Kontraktor sebenarnya dihukum karena tidak dukung program pemerintah dalam hal pemenuhan kuota ekspor bawang merah. Mau cari untung makanya dapat buntung,” kesalnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed