AMBON,MRNews.com,- Dinas Perhubungan Kota Ambon dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ambon mulai hari ini, Kamis 24 Mei 2018 melakukan ujicoba rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik di kota Ambon, yang potensial sebagai pusat kemacetan.
“Mulai hari ini, kita bersama Satlantas Polres Ambon melakukan ujicoba rekayasa arus Lalin di beberapa titik di kota Ambon,” tandas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon kepada MimbarRakyatNews.com melalui sambungan selulernya, Kamis (24/5/2018).
Rekayasa Lalin ini memang kata Sapulette masih menggunakan stok water barrier yang ada Dishub kota Ambon punya sebanyak 30 buah. Serta meminjam milik Dishub Provinsi Maluku sebanyak 70 buah.
Bahwa memang, tambah Sapulette, yang dibutuhkan water barrier idealnya itu untuk uji rekayasa Lalin harus sebanyak 400 buah guna menyekat jalan dan sementara menunggu dikirimkan. Bahwa memang penting, tetapi tentu tidak menjadi kendala, karena upaya ini awal untuk menyekat dan membagi lajur lalu lintas yang merupakan titik kemacetan.
“Untuk hari ini, saya pantau baik dan berhasil yah, sedikit mengurangi kemacetan pada beberapa titik. Namun, yang menjadi catatan kita dan diperhatikan ketika crosing kendaraan menuju ke Batu Merah Dalam serta crosing kendaraan dari jalan Jenderal Sudirman ke kawasan Masjid An-Nur dan Ongkoliong. Maka nanti akan kita konsolidasi, kordinasi dengan berbagai pihak dan masyarakat khususnya pengendara supaya bisa tahu,” jelasnya.
Disaat bersamaan, dalam akun facebook Ditlantas Polda Maluku, pihaknya menginformasikan kepada masyarakat Kota Ambon, bahwa Satlantas Polres Ambon bersama Dishub Kota Ambon sedang melaksanakan ujicoba rekayasa arus lalu lintas pada jalur Batumerah, Depan Pos Mutiara, Belakang Soya, Skip, Hotel Manise sampai dengan Pos Josiba.
“Mohon pengertian, dukungan dan kerjasamanya. Semoga kedepan Kota Ambon lebih lancar, tertib dan aman. Tetap utamakan keselamatan saat mengemudi, jang srobat-srobot, pelan-pelan yang penting sampe di tujuan deng selamat tanpa kurang satu apapun,” demikian bunyi informasi dan himbauan dalam akun tersebut. (MR-05)











Comment