AMBON,MRNews.com,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon diminta DPRD untuk terlebih dahulu membuat kajian-kajian mendalam dan jelas bahkan meninjau kembali terkait rencana bakal dibangun terminal baru, akibat tidak lagi memadainya terminal Mardika untuk menampung ribuan angkutan darat dari berbagai trayek yang beroperasi di Kota Ambon. Dimana kapasitas terminal, tak sebanding dengan jumlah trayek.
“Sepanjang rencana itu baik dan untuk kepentingan masyarakat, DPRD tetap akan mendukung penuh. Tetapi sebelumnya penting Dishub mendudukan perencanaannya, karena belum ada dan tidak tahu akan buat dimana. Serta harus melakukan kajian-kajian secara jelas dan mendalam. Tidak mudah rencana itu,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally kepada media di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (1/8/18).
Apalagi, kata Wally, sampai hari ini pun tidak pernah ada percakapan antara Dishub dengan Komisi III DPRD. Yang ada percakapan hanya terkait pengerucutan trayek angkutan umum yang beroperasi di Kota Ambon. Dimana apabila ada trayek yang mau digabungkan, itulah yang dilakukan Dishub. Sedangkan untuk proses membuat atau membangun terminal baru di daerah mana, belum pernah ada dalam pembicaraan.
Dia menyarankan untuk Dishub mengefektifkan yang ada dulu saat ini. Diantaranya membuat langkah taktis awal dengan mengembalikan fungsi terminal sebagaimana mestinya dari PKL, aksi-aksi premanisme, menata trayek. Bahwa bila itu sudah menjadi planning jangka pendek Dishub, patut didorong untuk segera dilakukan.
“Tidak ada pembicaraan itu saat ini, kalau dibilang nanti dipaparkan ke DPRD yah berarti nanti. Soal rencana jangka panjang dan pendek dari Dishub, kita komunikasikan dulu bagaimana. Apalagi beberapa waktu lalu juga dianggarkan untuk pembuatan pagar baru didalam terminal Mardika, tetapi sampai saat ini DPRD belum pernah mengevaluasi. Diharapkan efektifkan yang ada dulu,” terangnya.
Selain itu, DPRD juga tambah Wally meminta Dishub mengefektifkan dan menata transportasi laut yang ada. Misalnya, transportasi speedboat dari Kota Jawa-Mardika, Wayame-Mardika. Serta memanfaatkan pelabuhan rakyat Enrico di pantai losari Mardika, meski sampai hari ini, surat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pengelolaan dan pemanfaatan terminal itu belum ada. Padahal, bila sudah ada lebih bagus dimanfaatkan untuk pusat terminal speedboat jalur laut dan kapal-kapal.
Sebelumnya, Plt Kadishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengaku, bila dilihat kondisi terminal mardika sekarang, kapasitas yang hanya untuk 62 trayek dengan jumlah armada 1850 buah tidak sebanding. Sehingga perlu alternatif untuk membangun terminal baru yang lebih memadai dan menampung semua kendaraan. “Semua rencana ini akan berjalan tergantung kemampuan keuangan daerah. Itu terminal tipe C dan membutuhkan dana cukup besar. Tapi nanti akan kita sampaikan ke pimpinan dan DPRD untuk menjadi pertimbangan karena ini kebutuhan. Jangka pendeknya, tentu mengosongkan terminal dari PKL dan sebagainya. Jangka panjang bangun terminal baru,” jelasnya, Selasa (31/7/18). (MR-02)
Dishub Diminta DPRD Kaji Rencana Bangun Terminal Baru









Comment