Jatinangor,MRNews.com,- Momen upacara pengukuhan Praja Pratama angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2022, nampaknya memberi kesan tersendiri bagi seorang Agus Ririmasse.
Benar saja. Karena dari banyak Purna Praja IPDN yang ada di Indonesia, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon itu yang dipercayakan almamaternya untuk memimpin pasukan sebagai komandan upacara (Dan-UP).
Sehingga bagi Ririmasse, itu akan jadi momen yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup karena sangat berkesan.
“Ini momen yang tak terlupakan, bagi saya secara pribadi maupun bagi Pemerintah Kota Ambon secara umumnya, sangat berkesan bagi saya,” kata Ririmasse usai mengikuti upacara di kampus IPDN Jatinangor, via seluler, Senin (15/8/22).
Beberapa hal yang tentu membawa kesan tersendiri bagi seorang Agus Ririmasse adalah, ketika kehadiran dirinya sebagai seorang komandan mampu mengangkat nama Kota Ambon di level nasional, karena kapasitas sebagai Sekretaris Kota.
Selain itu dapat memberi motivasi bagi para praja pratama, terkhususnya perwakilan dari Maluku dan Kota Ambon.

“Melalui kehadiran saya disini, semoga bisa memberi motivasi bagi para Praja untuk lebih bersemangat, serta menanamkan kedisiplinan dan ketekunan dalam diri mereka, karena mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan,” ucap angkatan O5 IPDN itu.
Tak lupa, Sekkot Ririmasse juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon khusus Penjabat Walikota kepadanya sehingga bisa menjalankan tugas itu dengan baik dan sukses.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Penjabat Walikota Ambon, Bapak Bodewin M Wattimena serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon juga bagi warga Kota Ambon atas dukungan yang diberikan kepada saya,” ungkapnya.
Sebelumnya, dalam upacara tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Jhon Wempi Wetipo selaku Inspektur Upacara, mengajak para Praja untuk memiliki tekad yang kuat dan kesungguhan hati dalam mengikuti pendidikan di IPDN.
“Saya bangga terhadap para Praja yang berhasil lulus pada SCPC 2022 yang dilakukan secara ketat, kompetitif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Maka mereka yang lulus harus benar-benar termotivasi, gunakan waktu dan kesempatan ini untuk mengikuti dengan tekad kuat dan kesungguhan hati,” harap mantan Wamen PUPR itu. (MR-02)











Comment