AMBON,MRNews.com,- Di hadapan kurang lebih 1000 pelajar SD dan SMP se-Kota Ambon yang memadati Gedung Islamic Center, Waihaong, Selasa (19/2/19) untuk mengikuti sosialisasi bahaya narkoba, pornografi, hoax dan Bullying serta peduli kebersihan dan lingkungan hidup, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo memainkan peran yang tak biasa yakni sebagai “penjual narkoba”.
Peran unik dan seru bersama sejumlah pelajar tersebut lantas membuat seisi ruangan yang diisi siswa-siswi heboh, yang memang bertujuan untuk sosialisasi bahaya narkoba dan lainnya kepada siswa-siswi. Bahkan, Ibu Negara pun berinteraksi langsung dengan para pelajar dalam posisi duduk di tangga panggung maupun sambil berjalan sosialisasi atau simulasi tentang pencegahan narkoba. Tak hanya ikut berperan dalam sosialisasi itu, Ibu Negara juga membagikan laptop kepada pelajar yang berhasil menjawab pertanyaan darinya.
“Sosialisasi sekaligus simulasi yang kita lakukan dengan cara berbeda ini, menyakinkan saya bahwa sosialisasi akan sangat memberi manfaat bagi anak-anak sekolah di Kota Ambon agar menolak narkoba. Anak-anak Ambon saya yakin hebat dan cerdas, maka diharapkan mereka nantinya dapat berbagi ilmu yang didapat saat ini kepada teman-teman lainnya yang tidak sempat ikut agar sama-sama hindari dan perangi narkoba sejak dini,” sebut Iriana. 

Selain sosialisasi di Islamic Center, Ibu Negara yang tiba dan dijemput Gubernur Maluku Said Assagaff dan Ketua PKK Provinsi, Retty Assagaff, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku beserta Danlanud Pattimura, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Ketua PKK Kota Ambon, Debby Louhenapessy, menyempatkan diri berkunjung ke kantor dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku guna meninjau pameran hasil kerajinan tangan atau produksi daerah Maluku.
Untuk agenda hari kedua, Ibu Negara melakukan bersih pantai dan penyerahan bantuan berupa tempat sampah di kantor pemantau Jembatan Merah Putih (JMP). Selanjutnya ke PAUD Kasih Ibu, Karang Panjang, bersama 250 siswa PAUD dengan pemberian bingkisan sekaligus sosialisasi Isi Piringku kepada Anak oleh Dokter Ahli Gizi, dilanjutkan peninjauan dan menanam sayur bersama anak PAUD, gerakan cuci tangan secara benar, gerakan orang tua membaca, senam bersama bunda PAUD Indonesia dan sosialisasi gemar menabung bersama bank mandiri.
Acara dilanjutkan di Lapangan Merdeka Ambon dengan penyuluhan tentang Iva Test, Program Iva Test Stunting, TBC, bebas sampah dan penanaman dua anakan pohon (pohon Gayang dan Namu-namu). Kunjungan Ibu Negara di Kota Ambon berakhir dengan menghadiri penutupan kegiatan pelatihan akbar pendidikan holistik berbasis karakter (PHBK) dan parenting serta penyerahan dua anakan pohon kepada perwakilan peserta.
Sementara, Walikota Ambon Richard Louhenapessy memberi apresiasi atas kunjungan Ibu Negara karena akan berdampak besar bagi kota ini baik langsung maupun tidak langsung. Juga karena akan terpublikasi ke mana-mana bahwa Ibu Negara datang ke Kota Ambon dengan sebuah kondisi aman, tentram, melihat banyak potensi yang ada, dan itu yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan kota ini kedepan.
“Selaku Walikota, saya hanya siapkan sesuai dengan petunjuk dari pemerintah provinsi, mana jadi porsi kota dan mana porsi provinsi. Ternyata ibu-ibu menteri yang bersama Ibu Iriana datang, mendapat kesan positif sekali dari kunjungan ke Ambon. Karena banyak juga yang belum pernah ke Ambon, tetapi setelah mereka melihat Ambon, ternyata image mereka terhadap Ambon berubah total, aman, tentram, sangat ramah masyarakatnya. Itu yang harus kita pakai untuk kepentingan kita kedepan,” tandas Walikota disela-sela mendampingi kunjungan Ibu Negara di kantor Dekranasda Maluku. (MR-02)










Comment