AMBON,MRNews.com,- Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Ambon meningkat beberapa hari terakhir ini, dimana beberapa penyebabnya karena gigitan nyamuk dan lingkungan yang kotor. Sebab itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon menindaklanjutinya dengan membagikan bubuk abate kepada warga khusus yang ada di kawasan Halong, Kecamatan Baguala, akhir pekan lalu.
“Salah satu cara membasmi sarang nyamuk adalah dengan kerja bakti, kita sudah sama- sama kerja bakti dalam rangka pencanangan hari peduli sampah nasional, kita bersihkan pantai kemudian sekalian kerja bakti kami langsung jalan ke rumah-rumah warga untuk memberikan bubuk abate,” ujar Kepala Dinkes Kota Ambon, dr Wendy Pelupessy kepada media.
Karena seperti diketahui bersama, kata Pelupessy, Kota Ambon saat ini dalam keadaan waspada darurat DBD. Sehingga pihak Dinkes langsung turun membagi bubuk abate. Dimana masyarakat yang punya tempat penampungan air yang terbuka diberikan bubuk abate, sedangkan untuk mempunyai air minum disarankan untuk menuntup agar nyamuk tidak mudah masuk dan bertelur di tempat itu.
“Setelah kami datangi warga juga, ternyata banyak sekali sampah yang dibuang oleh masyarakat di selokan-selokan. Nah ini yang harus menjadi perhatian warga walaupun kita sudah berikan bubuk abate, tapi masih ada kondisi seperti ini,” terangnya.
Hal seperti ini, tambahnya, yang harus dihimbau kepada masyarakat agar bisa membersihkan lingkungan, karena penyakit yang bersumber dari lingkungan bukan hanya DBD melainkan juga malaria, sampai dengan kencing tikus juga dapat menyebabkan penyakit dalam kondisi -kondisi yang pancaroba seperti ini.
“Kami beserta dengan seluruh Puskesmas serentak turun ke daerah-daerah wilayah kerja masing-masing. Jadi kalau misalnya masyarakat yang belum mendapatkan bubuk abate bisa langsung ke Puskesmas-puskemas terdekat untuk mendapatkan dengan cuma- cuma,” tutupnya. (MR-02)










Comment