
AMBON,MRNews.com.- Komisi III DPRD Provinsi Maluku meminta pemerintah baik Provinsi Maluku maupun kabupaten/kota, untuk memperhatikan daerah-daerah yang dianggap rawan bencana di Maluku.
Karena itu pembangunan mesti memperhatikan kebutuhan masyarakat di kabupaten/kota.
“Pembangunan jangan hanya terpusat pada wilayah-wilayah tertentu saja. Namun, pemerintah harus memusatkan pembangunan di daerah-daerah yang selalu dilanda bencana di Maluku,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanussa kepada wartawan, di Ambon, Jumat (4/3).
Menurutnya, ada sejumlah kabupaten di Maluku yang sering dilanda bencana, seperti di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
“Nah, seperti bencana banjir di Dusun Laala, ombak pasang di Taniwel Timur Kabupaten SBB, gelombang pasang di SBT, dan gelombang pasang di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Malteng,” ungkap Hehanussa.
Kedepannya, pemerintah kabupaten tidak hanya mengharapkan anggaran dari pemerintah provinsi saja, tetapi pemkab juga harus mengambil peran penting, jika ada bencana yang melanda daerahnya.
“Berkaca dari pengalaman, setiap ada bencana, pemerintah kabupaten selalu mengharapkan anggaran dari pemerintah kabupaten. Padahal, hal itu tidak boleh selalu dilakukan, karena pemkab juga harus mengambil peranan,” demikian Hehanussa. (MR-01)











Comment