AMBON,MRNews.com,- Mengingat cuaca ekstrim yang melanda beberapa pekan terakhir dan untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir dalam pelayaran, Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Maluku gencar patroli di sejumlah wilayah perairan Maluku.
Area perairan yang diawasi dengan Kapal Polisi (KP) yaitu di pesisir Pulau Lirang, Kecamatan Wetar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kamis (21/7).
Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Harun Rosyid mengaku, di Pulau Lirang crew KP.XVI-2006 memberi motivasi kepada warga yang sedang melakukan pembibitan tanaman rumput laut agar tetap utamakan keslamatan selama melaut, mengingat adanya cuaca buruk dua pekan terakhir.
“Kami memberi motivasi bagi masyarakat pesisir Pulau Lirang yang sedang melakukan aktifitas pembibitan rumput laut yang dikelola dan ditanam di sekitar pesisir perairan Desa Ustutun agar jadikan keslamatan nomor satu,” jelasnya.
Selain di MBD, Rosyid mengaku pihaknya juga berpatroli di wilayah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Personil KP.XIV-2007 melakukan pemeriksaan peralatan keselamatan dari Kapal Motor Layar (KML) Kembang Baru.

Pemeriksaan alat keselamatan terpusat di Pelabuhan Amahai, Malteng. Selain memeriksa alat keselamatan pelayaran, crew KP.XIV-2007 juga memberi bantuan masker kepada ABK dan nahkoda kapal.
“Kami juga memberi himbauan kepada ABK maupun nahkoda kapal agar senantiasa memperhatikan cuaca, kesehatan maupun kelengkapan peralatan kapal,” jelasnya.
Tak hanya itu, crew KP.XVI-2007 juga melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap kapal cepat Cantika 88 yang baru tiba di Pelabuhan Amahai.
“Kalau di pelabuhan Tulehu, personil KPC.XVI-2017 juga melaksanakan giat debarkasi pada pelabuhan penyeberangan Feri Tulehu-Masohi,” sebutnya.
Crew KPC.XVI-2017 juga tambahnya, melaksanakan kegiatan bimbingan masyarakat perairan pada KM.Fatimah Mandiri 01.
“Kami menghimbau agar nahkoda selalu menyiapkan alat-alat keselamatan di kapal dan memperhatikan cuaca ekstrim yang sering terjadi di wilayah perairan Maluku dan sekitarnya,” harap Rosyid.
Hal serupa juga dilaksanakan di Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Di Bursel, kata Rosyid, personil KP.XVI-2002 bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.
“Kita melakukan kegiatan pemantauan, dan himbauan kepada para pengguna jasa transportasi laut dan juragan-juragan speedboat tujuan Namrole – Leksula di pelabuhan Namrole,” ujarnya.
Rosyid berharap, kegiatan patroli dalam hal ini melakukan pengawasan dan himbauan, dapat membuat masyarakat pesisir selalu berhati-hati disetiap perjalanan dengan moda transportasi laut.
“Kami juga memberi arahan terkait adanya cuaca buruk, memeriksa alat keselamatan, pengecekan life jacket serta memberikan informasi dan pencegahan wabah Covid-19 yakni cuci tangan dengan bersih dan selalu pakai masker saat keluar rumah,” kuncinya. (MR-02)











Comment