AMBON, MRnews.COM – Perum Bulog Brive Maluku secara rutin melakukan Operasi Pasar guna memantau harga beras di pasaran lokal pada seluruh kabupaten/kota di Maluku. termasuk juga meredam gejolak harga beras yang saat ini terjadi di pasar lokal.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Operasional dan Pelayanan Publik, Armin Bandjar kepada wartawan di ruang kerjanya (19/02) Bandjar menyatakan, sejak Januari lalu, pihaknya telah melakukan operasi pasar bersama dengan Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku untuk mengukur kualitas beras yang ada di pasar lokal, baik beras medium maupun beras premium. dari hasil pantauan beras HET medium dijual dengan harga 10.250,- sementara untuk beras premium 13.600. namun sayangnya, terjadi inflasi beras yang dikarenakan hasil pendataan yang dilakukan oleh BPS tidak sama dengan yang data hasil pemantauan yang dilakukan oleh pemerintah, karena itu butuh kesamaan presepsi dulu antara BPS dan pemerintah.
Lanjutnya, sampai dengan saat ini, Bulog Maluku masih terus rutin melakukan OP hingga 31 Maret nanti.
Dijelaskan, saat ini stok beras yang tersedia pada gudang bulog sebanyak 8800 Ton yang harus disupply pada sebelas kabupaten/kota di Maluku, karena itu operasi pasar yang dilakukan akan sangat membantu, dalam menstabilkan harga. (MR-06)










Comment