AMBON, MRnews.com -Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku, Bambang Pramasudi saat pengukuhan dua belas Kelompok tani di Desa Waiheru, Kecamatan Bgauala kota Ambon di Kantor Desa Waiheru (14/03) mengajak petani di kota Ambon dapat mensupply hasil produksinya ke pasar lokal Ambon, guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di kota ini dan Maluku pada umunya. mengingat saat ini, maraknya isu yang berkembang, jika petani Ambon lebih banyak mensupply hasil produksinya ke daerah lain di luar Maluku seperti di Papua,lantaran harga di Papua lebih tinggi dibandingkan pasar lokal Ambon.
“Saya mohon bantuan dan kerjasamanya, agar hasil panennya dijual di Ambon, jika sudah mencukupi barulah disupply keluar daerah, karena selama ini kita membantu dengan harapan, agar hasil produksi yang dihasilkan, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam daerah Maluku, jika sudah mencukupi mehendak menjual ke luar daerah Maluku,” ucapnya.
Pramasudi menyatakan, inflasi adalah kecenderungan kenaikan harga baik barang maupun jasa, di Maluku kota Ambon dan Tual dalam lima tahun belakangan ini,telah menunjukan tren inflasi yang semakin turun. salah satu penyebab inflasi terbesar adalah sayur-mayur karena produksi yang masih kurang, karena masih didatangkan dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara. sehingga pada masa-masa tertentu harga sayur mayur di pasaran lokal justru semakin mahal.
Karena itu sudah sejajk 2014 Bank Indonesia melakukan koordinasi agar kelompok petani menghasilkan Holtikultura, dengan semkain banyak kelompok tani di Kota Ambon, tentu produksi sayur mayur akan semakin meningkat.
“Ketika Stok sayur-mayurnya banyak, dan masyarakat membutuhkan pasti harganya tidak akan terlalu naik,”
Dengan dikukuhkannya kelompok tani, Tambah Pramasudi, telah menunjukan upaya yang cukup baik dan menunjukan peningakatan yang cukup baik, dimana sejak 2014 support yang dilakukan oleh BI telah sukses, dimulai dari satu kelompok tani dan berkembang maju, sekarang sudah menjadi dua belas kelompok, ini akan lebih kuat,dan lebih berhasil.
Walau demikian lanjutnya, gotong royong dan kebersamaan adalah nilai yang sudah dimiliki sejak lama, karena itu harus terus dikuatkan dan ditingkatkan lagi agar kedepan semakin berkembang. (MR-06)











Comment