AMBON,MRNews.com,- Warga masyarakat RT 002/RW 02 Kelurahan Uritetu Kecamatan Sirimau Kota Ambon atau biasa dikenal kawasan Pasar Gambus bakal dipindahkan sementara waktu ke lantai II Pasar Gotong Royong (GR) yang kosong.
Diketahui, pasca kebakaran yang melanda kawasan tersebut, Senin (15/5), warga inap darurat di pangkalan Pelabuhan Slamet Riyadi Belakang Kota Ambon.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Ambon Nurhayati Jasin mengaku, pihaknya dibantu instansi Pemerintah Kota (Pemkot) lainnya sementara lakukan pembersihan dan penataan lantai II pasar gotong royong untuk warga korban kebakaran masuk.
“Mereka masih di pangkalan Pelabuhan Slamet Riyadi. Malam ini kalau kita selesai pembersihan mereka bisa langsung tempati. Tapi kalau tidak yah, besok pagi,” tandas Nurhayati via seluler, Rabu (17/5).
Sebelumnya, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena katakan, ada 103 kepala keluarga dengan 291 jiwa dan 110 unit rumah terbakar. Dengan tiga orang korban, satu meninggal dan dua luka bakar sementara dirawat di rumah sakit.

“Kita sudah tinjau lokasi. Untuk penyebab kebakaran, jadi kewenangan kepolisian. Kebetulan juga berdekatan dengan markas Kodim, nanti juga Pak Dandim sampaikan. Tapi yang pasti Pemkot berupaya segera melakukan penanganan darurat pasca kejadian kebakaran,” tandasnya usai turun tinjau lokasi kebakaran, Rabu.
Dikatakan, warga korban kebakaran saat ini berada di pangkalan Pelabuhan Slamet Riyadi milik PT Pelindo. Nantinya pemerintah akan pindahkan mereka untuk menempati pasar GR lantai 2 dengan prosedur mekanisme penanganan darurat yang telah diatur sesuai aturan yang berlaku.
“Mereka yang tinggal disini kita sediakan dapur umum untuk menyuplai makanan buat mereka di setiap waktu. Kasur, bantal dan sebagainya akan kita siapkan. Itu yang kita siapkan untuk penanganan darurat 14 hari dari kejadian,” urainya.
“Nanti saya keluarkan keputusan Walikota tentang penanganan darurat. Lantai dua pasar gotong royong saya rasa lebih layak dibanding kita bangun tenda-tenda dengan kondisi hujan seperti saat ini. Nanti mereka bisa sakit. Kita juga akan pasang posko kesehatan disini,” pungkasnya. (MR-02)









Comment