KALSEL,MRNews.com,- 51 orang kafilah utusan dari Provinsi Maluku mulai bertanding dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX tingkat nasional di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (13/10). Maluku akan berlomba pada 7 cabang di MTQ nasional.
MTQ XXIX tingkat nasional itu sendiri telah
dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, Rabu (12/10) malam.
“Hari ini, para kafilah Maluku, mulai tampil mengikuti beberapa cabang mata lomba. Mereka siap tampil maksimal membawa nama baik Maluku di ajang itu,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, Semuel Huwae yang turut hadiri acara pembukaan di Banjarmasin, Kamis.
Mantan Kadis Kominfo Maluku ini berharap para kafilah dapat melakukan tugas dengan baik, dan jangan pernah ragu dengan kemampuan yang sudah dimiliki.
Dirinya lantas ingatkan pesan Gubernur Maluku kepada para Kafilah agar selalu menunjukkan perilaku yang baik serta menjaga nama baik daerah.
“Berlombalah dengan penuh semangat dan sportifitas tinggi. Kobarkan persatuan dan kesatuan serta bina perdamaian dan persaudaraan antar sesama peserta dari daerah lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku, Abdul Haji Muhammad mengaku, Kafilah Maluku hari ini mengikuti beberapa cabang mata lomba.
“Jadi, dari pagi hingga sore kafilah Maluku telah bertanding untuk beberapa cabang mata lomba yakni, Musabaqah Tilawah anak-anak Putri, Musabaqah Qiraat Al Qur’an Murattal remaja putri. Malamnya akan dilanjutkan dengan Musabaqah Tilawah Dewasa Putri,” jelas Adji.
MTQ ke 29 ini, kata Adji diikuti 34 Provinsi dan akan memperlombakan 8 cabang Musabaqah dan 23 golongan. Kafilah Maluku sendiri akan berlomba di tujuh cabang dengan 22 golongan mata lomba.
Ia mengakui, kontingen Maluku akan tampil maksimal. Hal ini atas pertimbangan pihaknya telah mempersiapkan kafilah dengan mengadakan pembinaan dan latihan sebelum mengikuti perhelatan MTQ nasional XXIX di Banjarmasin.
“Dengan pembinaan dan latihan yang telah dilakukan, kami yakin mereka bisa tampil maksimal. Menjadi juara kami syukuri. Tetapi kami selalu tekankan arahan bapak Gubernur saat melepas para Kafilah, jadi juara bukan segalanya, yang penting dapat menjaga nama baik Maluku melalui perilaku kita,” kunci Kepala Biro Kesra Setda Maluku ini. (MR-02/BAP)










Comment