by

Bawaslu, KPU, KPID, PWI, AJI & IJTI Teken MoU

-Politik-2,091 views

AMBON,MRNews.com,- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Maluku, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ambon dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) sebagai gugus tugas pengawasan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 di Everbright Hotel, Sabtu (29/9/18).

Penandatanganan masing-masing oleh Ketua Bawaslu Abdullah Ely, Ketua KPU Syamsul Rifan Kubangun, Ketua KPID Mutiara Dara Utama, Wakil Ketua PWI Rudy Muhrim, Ketua AJI Abu Karim Angkotasan dan Ketua IJTI Juhry Samanery. Sekaligus dirangkai dengan rapat kerja melalui pemaparan materi secara panel oleh Bawaslu, KPU, KPID dan AJI, tentang peran dan tanggungjawab tiap lembaga dalam proses Pemilu utamanya pengawasan.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely dalam kesempatan pembukaan menyatakan, dalam setiap proses pengawasan Pemilu, Bawaslu menerapkan strategi pencegahan bukan represif. Karena itu, untuk memaksimalkan setiap pengawasan, Bawaslu memerlukan bantuan dari seluruh stakeholder, salah satunya adalah pers atau media. Dalam harapan, lewat forum ini, bisa menyamakan persepsi dan saling bersinergi.

Metode pencegahan katanya, bisa dilakukan maksimal, supaya menghindari terjadinya proses pidana Pemilu. Karena itu, Bawaslu akan berusaha sebaik mungkin dengan metode ini, salah satunya melalui peran media cetak dan elektronik lewat pemberitaan-pemberitaan yang baik dan positif positif kepada masyarakat tentang Pemilu, kegiatan partisipatif pengawasan, peringatan dini di TPS dan lainnya. Dan itu dimulai dalam tahapan kampanye, pemilihan legislatif dan presiden sampai pungut hitung.

Sementara Koordiv Pengawasan Bawaslu Maluku, Paulus Titaley menambahkan, gugus tugas sudah dibentuk secara nasional dan Maluku mengikutinya, sebagai upaya membangun sinergitas menciptakan Pemilu yang jujur, adil, demokratis dan bermartabat.

“Kita akan memaksimalkan gugus tugas ini dalam fungsinya termasuk komunikasi lewat hasil pemantauan. Jangan ragu, hasil pantauan di lapangan, sampaikan ke gugus tugas. Setelah itu, akan dibahas bersama dan nantinya hasil itu direkomendasikan ke instansi berwenang untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed