AMBON,MRNews.com – Banjir bandang kembali terjadi di wilayah Ohoi Banda suku 30, lokasi Banda Uijaya, kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Minggu (26/06) dini hari.
Sedikitnya, 15 rumah warga rusak ringan, sementara 4 rumah warga, salah satunya atas nama Taha Madilis rusak berat.
Tokoh pemuda ohoi Banda, Latif Madilis menyayangkan sikap pemerintah daerah (Pemda) Malra yang lamban melakukan penanganan banjir bandang dimaksud.
“Pasca bencana banjir bandang yang melanda Dusun UI Jaya suku Banda 30, hingga kini belum ada tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang datang di lokasi kejadian, bahkan
belum ada bentuk bantuan apapun dari Pemkab Malra,” papar Latif.

Untuk saat ini sambungnya, warga dengan keterbatasan alat membantu bersihkan dan mengevakuasi puing-puing rumah warga.
“Dengan alat seadanya masyarakat berusaha bersihkan puing-puing rumah yang runtuh, bahkan yang tertimbun dari lumpur dan batu,” ujar Latif dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin (27/6).
Warga dusun UI Jaya, hanya bermodalkan semangat gotong royong dan bahu membahu membangun kembali drainase dengan cara menyusun batu kali yang sebelumnya rusak diterjang Banjir bandang, Terang Latif.
Meski begitu, warga kata dia, tetap berharap bantuan pemerintah baik tanggap darurat maupun pembenahan rumah warga yang rusak.
“Warga berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat agar kiranya rumah warga yang rusak ini secepat mungkin dibenahi,” pungkasnya. (MR-03)











Comment