AMBON,MRNews.com,- Pembangunan Mushola Ar Rahman dan Gereja Oikumene Uria di Markas Polda Maluku, merupakan gagasan dan wujud nyata kepedulian Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif dalam mewujudkan toleransi beragama.
Kedua rumah ibadah kembar yang baru diresmikan Kapolda ini merupakan simbol toleransi beragama di lingkungan Markas Polda (Mapolda) Maluku.
Ini pertama kalinya, dua rumah ibadah berbeda dibangun di lingkungan Mapolda Maluku. Bahkan sejak Mapolda yang lama masih berada di kawasan Batumeja Kecamatan Sirimau dan pergantian dari satu Kapolda ke Kapolda lainnya.
“Pembangunan Polda baru saat itu belum dilengkapi fasilitas apapun, sehingga saya sampaikan ke Mabes Polri perlunya fasilitas-fasilitas pendukung lainnya seperti fasilitas olahraga dan fasilitas pembinaan mental anggota,” kata Kapolda, Sabtu (15/4).
Fasilitas pendukung yang menjadi prioritas dirinya untuk segera dibangun yaitu olahraga dan pembinaan mental anggota berupa Gereja dan Mushola.
“Alhamdulillah gagasan itu diwujudkan dengan membangun kedua tempat ibadah tersebut, di lokasi yang berdampingan, dengan luas lahan yang sama, bentuk yang sama, hanya berbeda dekoratifnya,” kata Irjen Latif.
Dengan didirikannya kedua rumah ibadah umat Islam dan Kristen ini dibandingkan fasilitas lainnya, merupakan wujud dan aksi nyata dalam membangun toleransi beragama yang dimulai dari personel Polda Maluku.
“Kedua tempat ibadah itu sangat strategis dan penting sebagai dasar membentuk karakter, sikap dan perilaku anggota agar dalam menjalankan tugasnya selalu ingat Tuhan dan melaksanakan tugas terbaik dan menghindarkan melakukan perbuatan yang tidak terpuji,” harapnya.
Kedua tempat ibadah tersebut saat ini telah digunakan anggota. Banyak juga warga yang kagum dengan keindahan eksterior dan interior yang mencerminkan kerukunan antar umat beragama di Maluku. (MR-02)










Comment