by

Bacaleg PDIP di Maluku Final, Kader Masih Gusar & “HHC”

-Politik-1,165 views

AMBON,MRNews.com,- Penentuan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PDI Perjuangan untuk DPRD Kabupaten, Kota dan Provinsi di Maluku telah 100 persen final tersusun dan siap diusulkan ke DPP untuk diplenokan untuk ditetapkan.

Kepastian itu terungkap lewat rapat koordinasi pembahasan usulan Bacaleg yang dilakukan perutusan DPP, DPD dan Ketua, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bappilu DPC PDIP se-Maluku secara tertutup di salah satu hotel di Kota Ambon, Senin (27/3).

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun mengaku, ada tahapan-tahapan perbaikan calon. Termasuk nanti ketika pendaftaran ke KPU, masih ada ruang jika ada hal-hal yang terjadi. Tapi untuk yang sekarang telah final.

“Mungkin ada calon yang bermasalah, kita tidak tahu. Ada yang sakit atau apa kan masih bisa. Ada ruang untuk dilakukan perbaikan. Tapi untuk sekarang yah sudah final untuk dibawa ke Jakarta,” tandas Komar.

Diakuinya, setelah hasil tersebut dibawa ke Jakarta, maka akan dilakukan pleno di DPP untuk mengesahkan seluruh calon legislatif Kabupaten, Kota dan Provinsi tentu dengan target-targetnya.

Dimana di Maluku yang terdiri atas 7 daerah pemilihan (Dapil) akan ditempatkan calon sesuai pemetaan lapangan, ketokohan dan incumbent serta berbagai pertimbangan lainnya yang intinya harus memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

“Sekarang kan kita 7 kursi DPRD Maluku, target di 2024 itu 10 kursi lebih. Masa sekarang kita pegang Gubernur, tapi kita kalah yang benar saja, kan begitu. Jadi semua dihitung secara matang dan cermat,” tandas anggota Komisi II DPR-RI itu.

Sementara soal Bacaleg DPR-RI kata dia, merupakan kewenangan DPP menentukan, sesuai tingkatan yang sama pada DPRD Kabupaten, Kota dan Provinsi. Namun semua calon itu diverifikasi oleh DPP sesuai pemetaan, keterwakilan.

“Tugas DPP hadir ke daerah untuk melihat dua hal, dari keterwakilan 30 persen kuota perempuan. Kalau sudah, maka calonnya harus tiga orang dan disusun sesuai 1,4,7. Juga pimpinan partai KSB dapat prioritas di nomor satu di dapil, itu aturan,” urainya.

Menyinggung soal kader lama PDIP yang kesulitan masuk daftar caleg dan kabarnya “orang baru” masuk partai bakal mendapat tempat, Komar akui, bukan soal lama atau baru, tapi harus pemetaan dengan prinsip harus menambah suara.

“Biar lama jadi tua, kalau tidak menambah suara nggak boleh, begitu. Orang Caleg itu untuk memenangkan Pemilu, bukan asal taruh di daftar calon,” tegasnya.

Lebih lanjut, ketika disentil terkait satu kursi DPR-RI masih ingin dipertahankan, Komar pasang target tinggi dua kursi sesuai pemetaan dan komposisi caleg. “Satu bagaimana, kalau dari target ini Maluku harus dapat dua DPR-RI,” jelasnya.

Namun dengan penyelarasan Bacaleg yang telah final itu, sejumlah kader PDIP nampak masih harap-harap cemas alias HHC. Mereka menanti diluar ruangan dengan gusar, apakah masuk daftar caleg atau dicoret.

“Katong datang untuk kawal, jangan sampai nama hilang di daftar. Yang tadinya dari DPC masih ada, jangan sampai dicoret di DPD. Ini kan belum pasti,” cetus salah satu kader banteng moncong putih yang enggan namanya dipublish.

Sebagai orang lama di partai dan punya potensi suara di Pileg 2019 lalu, dia berharap, tetap masuk Bacaleg. Dimana partai tidak melirik orang yang baru seumur jagung masuk, tapi melihat banyak kader yang antri dan telah berjuang sedari dulu bagi eksistensi partai di Maluku.

“Kita kan belum tahu juga kedepan apakah proporsional terbuka atau tertutup. Syukur terbuka kan akan melihat suara terbanyak. Tapi kalau tertutup, untung di nomor satu. Maka harapannya, pimpinan partai bijak lah,” harapnya.

Kader PDIP lainnya yang bukan pimpinan partai (KSB) juga berharap, DPP dan DPD partai akomodir suara dari bawah, dengan melihat animo kader untuk berproses sebagai Bacaleg dari DPC.

“Kader potensial partai, apalagi yang sudah mengakar sejak lama di partai banyak, ini soal kesempatan saja. Semoga ruang itu tetap terbuka, sebab politik ini jalan pengabdian,” tandasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed