by

Ayal- Samanery Pimpin Forum Wapena Maluku

-Maluku-1,355 views

AMBON,MRNews.com,- Jimmy Ayal (PWI Cabang Maluku) dan Juhry Samanery (IJTI Maluku) terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris forum Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Provinsi Maluku. Keduanya bersama Rere Khairiyah (AJI Ambon) selaku bendahara, dipilih lewat musyawarah mufakat oleh peserta bimbingan teknis (Bimtek) wartawan dalam penanggulangan bencana yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di The Natsepa Hotel and Resort, Suli, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Jumat (20/7/2018).

Ayal mengantongi 22 suara, disusul Samanery 11 suara dan Rere dengan 6 suara. Dan atas kesepakatan bersama, ketiganya langsung ditetapkan sesuai urutan peroleh suara terbanyak.  Proses pemilihan pimpinan forum Wapena Maluku tersebut sekaligus pertanda berakhirnya Bimtek yang dilangsungkan selama tiga hari di tempat yang sama, dengan mengikutsertakan 56 peserta wartawan dari tiga lembaga organisasi pers (PWI, AJI dan IJTI).

Kepala Bidang Humas BNPB, Rita Rosita dalam arahannya sebelum penutupan kegiatan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas antusiasme peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan sepanjang kurang lebih tiga hari. Karenanya, diharapkan ini menjadi awal yang baik untuk tujuan kedepannya selain adanya forum Wapena, tetapi juga upaya maksimal semua pihak dalam penanggulangan bencana.

Dengan hadirnya forum Wapena Maluku, maka kata Rita, kedepan tidak ada lagi informasi hoax yang beredar soal bencana. Karena Wapena ada untuk diseminasi informasi dan menyajikan kabar, data tepat dan benar, agar ada awareness atau kesadaran masyarakat sebagai upaya membangun karakter bangsa untuk penanggulangan bencana.

“Penanggulangan bencana menjadi tanggungjawab pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Hadirnya Wapena kita harapkan bisa terintegrasi dengan BPBD Provinsi dan BNPB.  Karena pada prinsipnya, wartawan tidak saja memburu berita di lapangan, tetapi juga menyajikan berita dan informasi positif ke masyarakat terkhususnya soal persoalan bencana. Artinya wartawan ada sebagai agent of change,” harapnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy melalui Sekretaris BPBD mengaku, pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan atau Bimtek wartawan, termasuk kehadiran Wapena Maluku, yang tentu tergantung adanya peraturan gubernur (Pergub).  Selain itu, BPBD akan melakukan pendampingan dan sinergi dengan Wapena. Karena momentum ini, menjadi starting diperkuatnya sinergitas dalam penanggulangan bencana antara BNPB, BPBD dan wartawan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed