AMBON,MRNews.Id. – Pelaksanaan Audisi Generasi Muda LASQI Tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala yang dipusatkan di Negeri Laha mendapat apresiasi dari Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Mewar mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepada Negeri Laha sebagai tuan rumah pelaksanaan audisi merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah negeri dan seluruh masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami selaku Pemerintah Negeri Laha. Kami sangat mengapresiasi LASQI yang memilih Negeri Laha sebagai tempat pelaksanaan audisi tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di sela-sela kegiatan, Sabtu (30/5).
Menurutnya, pelaksanaan LASQI memiliki nilai strategis dalam mendorong pengembangan potensi generasi muda, khususnya di Negeri Laha dan wilayah Kecamatan Teluk Ambon. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dan remaja diberikan ruang untuk menunjukkan bakat serta mengembangkan kemampuan di bidang seni dan budaya Islam.
Ia menilai, semakin banyak kegiatan pembinaan yang melibatkan generasi muda, semakin besar pula peluang lahirnya talenta-talenta baru yang dapat membawa nama baik daerah di berbagai ajang kompetisi.
“Anak-anak di Negeri Laha maupun Kecamatan Teluk Ambon memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri melalui LASQI. Ini menjadi wadah yang sangat baik untuk membentuk generasi muda yang percaya diri dan berprestasi,” katanya.
Mewar juga menegaskan komitmen Pemerintah Negeri Laha untuk memberikan dukungan kepada peserta yang nantinya berhasil lolos dan mewakili daerah pada tingkat berikutnya.
“Kalau nanti ada peserta dari Negeri Laha atau Kecamatan Teluk Ambon yang terpilih mewakili daerah pada tingkat kota maupun provinsi, kami tentu akan memberikan dukungan penuh agar mereka dapat tampil maksimal,” ujarnya.
Selain aspek pembinaan generasi muda, Mewar menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Kehadiran peserta, pendamping, panitia, serta pengunjung dari berbagai wilayah dinilai turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Menurutnya, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan memperoleh manfaat langsung dari meningkatnya jumlah pengunjung.
“Dampak positifnya sangat besar. Selain kegiatan berjalan baik, UMKM yang ditempatkan di sekitar lokasi juga mendapatkan manfaat ekonomi. Banyak masyarakat dari Baguala dan wilayah lainnya datang ke Negeri Laha sehingga turut berbelanja di kios-kios dan usaha milik warga,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan berskala kecamatan maupun kota yang dipusatkan di desa atau negeri-negeri di Kota Ambon perlu terus didorong karena mampu memberikan efek berganda, baik bagi pengembangan sumber daya manusia maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Karena itu, Mewar berharap Audisi Generasi Muda LASQI dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat besar, baik untuk generasi muda maupun masyarakat secara umum. Selain membangun kualitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga membantu menggerakkan roda perekonomian warga,” pungkasnya.
Pelaksanaan Audisi Generasi Muda LASQI Tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala sendiri berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah sebagai bagian dari proses penjaringan talenta terbaik menuju kompetisi tingkat Kota Ambon. (**)









Comment