by

Atapary: Ketua DPW PAN Maluku Tidak Dewasa Dalam Berpolitik

AMBON, MRNews.com.- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku, Wahid Laitupa dinilai tidak dewasa dalam berpolitik.

Pasalnya Laitupa menyatakan perang melawan PDI Perjuangan akibat pernyataan ketua Komisi IV DPRD Maluku sekaligus kader PDI Perjuangan, Samson Atapary terkait adanya dugaan pertanggungjawaban fiktif oleh Ketua Kwarda Pramuka Maluku atas dana hibah sebesar Rp 2,5 M pada anggaran tahun 2022.

“Beta sangat menyesali pernyataan pak Wahid sebagai Ketua DPW PAN Maluku yang sampai menyatakan perang. Padahal dalam pernyataannya sama sekali tidak menyebutkan maupun menyingung nama partai apapun ” ujar Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Samson Atapary, Selasa (25/7).

Atapary menambahkan selama ini dalam penjelasan mengenai pertanggung jawaban dana hibah pemerintah daerah kepada Kwarda Pramuka Maluku merupakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Ketua Komisi IV DPRD Maluku, yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap APBD, apalagi saat ini masih dalam tahap pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) APBD tahun 2022.

“Padahal hubungan partai baik-baik saja, beta berbicara bukan sebagai pengurus PDIP, tetapi kapasitas sebagai Ketua Komisi IV. Didalam APBD ada uang mengalir yang dikelola oleh Kwarda Pramuka Maluku dan itulah fungsi kita melakukan pengawasan,” urainya.

Atas dasar itu, Samson menilai pernyataan perang membuktikan Ketua DPW PAN Maluku tidak dewasa dalam berpolitik.

“Kalau sudah digiring ke hal diluar itu tidak dewasa dalam berpolitik, apalagi mengancam sampai mengangkat bendera perang sebagainya. Mudah-mudahan ini hanya lontaran emosional yang disampaikan,” tutup Atapary. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed