by

ASN Pemkot Wajib Miliki “Dompet” Digital, Support Produk UMKM “Jiku Bata”

AMBON,MRNews.com,– Penjabat Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon diwajibkan untuk memiliki dompet digital (e-wallet) atau mobile banking dalam mendukung Inovasi Jiku Bata atau sudut Balai Kota.

Hal ini disampaikan Wattimena saat sosialisasi pembayaran digital Quick Response Indonesia Standart (QRIS), Jiku Bata dan Kalesang Kintal Kosong kepada Camat Kades/Pj. Kepala Pemerintahan dan Lurah.

Diketahui, dua inovasi tersebut bersama inovasi “orang tua asuh stunting” rencananya akan dilaunching bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-447 Kota Ambon, 7 September mendatang.

“Semua pimpinan OPD, Camat, Kades, Lurah dan semua ASN saya pastikan sudah harus memiliki e- wallet atau mobile banking sehingga dapat berbelanja produk UMKM pada inovasi Jiku Bata setiap tanggal 7 bulan berjalan,” katanya di Balaikota, Selasa (23/8).

Sistem pembayaran pada program Jiku Bata menurutnya, tidak menggunakan uang tunai tetapi sistem pembayaran figital atau QRIS, sebab digitalisasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi sarana pendukung upaya pengendalian inflasi.

“Pemkot berupaya untuk fokus dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi karena ketiganya memiliki hubungan terkait,” tekannya.

Dirinya mengaku, jika pertumbuhan ekonomi tinggi berpeluang meningkatkan daya beli masyatakat dan lebih tahan terhadap inflasi, pertumbuhan yang tinggi meningkatkan daya saing digitalisasi.

“Jika inflasi tidak terkendali, maka akan menurunkan kualitas pertumbuhan ekonomi,” sebut Wattimena.

Dalam upaya digitalisasi tersebut, Pemkot Ambon juga akan membuat sistem informasi “Kalesang Kintal” kosong. Tujuannya agar lahan/pekarangan kosong yang tidak produktif dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau perikanan air tawar.

“Warga kota yang punya lahan kosong dapat menanam bibit tanaman, misalnya cabai, sehingga tidak ada yang namanya kekurangan cabai atau harga cabai naik drastis dan menyebabkan inflasi” ungkapnya.

Wattimena berharap semua inovasi tersebut akan didukung ASN, sebagai wujud memberikan yang terbaik bagi kota ini, sesuai Tema HUT Ke 447 Ambon, Give To Ambon. (MR-02/MC)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed