NAMLEA,MRNews.com.- Masrie Bugis Asisten I Pemerintah Kabupaten Buru, secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan rakor dan evaluasi Program Inovasi Desa(PID) dan Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa kabupaten buru tahap II serta Kons0lidasi pelaksanaan program tahun 2019.
Kegitan yang berlangsung selama Dua hari tersebut diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) Kabupaten Buru yang dipimpin Nawawi Tinggapy berlangsung Penginapan Isnah. Kegiatan tersebut selain dihadiri Asisten I juga hadir, Satker P3MD, Dinas PMD Provinsi Maluku, Kadis PMD Buru, Konsultan pendamping wilayah 5 Provinsi, Para Narasumber, Para Camat, Kades Se Kabupaten Buru, Tim Inovasi Kabupaten, Tim pelaksana Inovasi desa dari seluruh kecamatan, Kelembagaan P2 KTD, Jajaran Tenaga Pendamping professional P3MD dan sejumlah undangan lainnya.
Ketua panitia, Rasid Belasa, SP, MM dalam laporan,Rakor tim inovasi kabupaten tahap II ini merupakan hal yang sangat penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program inovasi desa tahun 2019 dan Burasa inovasi desa tingkat kabupaten yang digelar beberapa waktu lalu mengahasilkan kartu komitmen replikasi inovasi dan kartu ide inovasi desa.
Hal ini Lanjut Belasa tentunya telah ditindaklanjuti melalui kegiatan tim pelkaksana inovasi desa maupun tim inovasi kabupaten, sehingga perlu untuk dibicarakan progress capainya serta dievaluasi kendala dan tantangannya sebagai bagian dari upayah kita untuk terus meningkatkan kualitas dan dampak dari program ini.
Bupati Buru dalam sambutan yang diwakili Asiten I, Masrie Bugis Mengatakan, Rakor tim inovasi kabupaten yang ke Dua ini dipandang penting untuk menyediakan evaluasi terhadap pelaksanaan program inovasi desa tahun 2018.
Kita yakin Kata Bugis, Program inivasi desa ini hadir untuk memperkuat pendampingan desa yang diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan dana desa yang lebih berkualitas dan inovatif melalui pengelolaan pengatahuan dan inovasi desa(PPID) serta penyediaan peningkatan kapasitas tekniks desa(P2KTD)” Ujar Asiten I.
Kata Bugis, kita bersyukur bahwa seluruh pelaku pelksanaan program inovasi juga telah diberikan pelatihan pengembangan kapasitas, sehingga diharapkan sudah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya masing- masing atas pertimbangan dimaksud hasil kunjungan monitoring dan evaluasi dari tim inovasi kabupaten buru terhadap pengelolaan dana bantuan pemerintah PPID oleh tim pelaksana inovasi desa, proses pengawalan komitmen reflikasi inovasi serta pencapaian target penangkapan inovasi desa” kata Asisten I Pemkab Buru. (AK-06)











Comment