AMBON,MRNews.com,- Plt Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Maluku Almanzo Bonara menilai, terkait netralitas institusi kepolisian dan TNI dalam proses Pilkada Maluku, adalah harga mati bagi seluruh personil korps baju coklat dan korps loreng itu dalam mengawal dan membangun kualitas berdemokrasi di Maluku.
Meski begitu, pihaknya meminta Kapolri (Kapolda Maluku) serta Panglima TNI (Pangdam XVI Pattimura) untuk bersikap tegas terhadap semua personilnya yang diduga berpihak pada kandidat tertentu. Termasuk mengantisipasi resiko gangguan dan dinamika jalannya kontestasi demokrasi mulai dari masa tenang, pencoblosan hingga pengamanan perhitungan surat suara di tiap tingkatan.
“Saya rasa, citra kepolisian sebagai institusi penegak hukum harus tetap dijaga profesionalitas dan kredibilitasnya di mata masyarakat, termasuk pula TNI. Jangan sampai dirusak oknum-oknum tertentu, yang menginginkan kedua institusi itu bergeser tujuannya dan ikut-ikutan berebut kekuasaan. Biarkan kepolisian fokus bekerja menjaga proses Pilkada sesuai tugas dan fungsinya, dengan diback up TNI. Itu harapan kita AMPI Maluku,” tukas Bonara dalam rilis tertulis yang diterima media ini, Minggu (24/6/2018).
Mencermati perkembangan jalannya proses Pilkada di Maluku yang telah memasuki tahapan masa tenang, pihaknya kata Bonara memberikan apresiasi kepada seluruh elemen penyelengara Pilkada yang telah menjalankan tahapan dan proses Pilkada dengan baik, hingga waktu pencoblosan Rabu, 27 Juni 2018 mendatang juga diharapkan dapat berjalan dengan aman dan damai.
Mengingat pelaksaan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Maluku tinggal H-3, pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi mengawal proses tersebut mulai dari tingkat TPS hingga KPU, agar demokrasi benar-benar dapat menghantarkan suara masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan serta bersama-sama membangun Maluku. Tentu dengan datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.
“Semua yang terjadi hingga kini juga tidak terlepas peran TNI/Polri, patut diapresiasi. Karenanya, kami juga minta agar tugas pengawasan Pilkada hingga pengamanan dan ketertiban oleh TNI/POLRI dapat berjalan aman, harmonis dan terkendali. Masyarakat pun dihimbau agar datang beramai-ramai ke TPS lakukan pencoblosan, tidak boleh golput. Pilih pemimpin dengan rasio, hati dan bisa mengayomi semua,” tutup Ketua DPP AMPI itu. (MR-05)









Comment