by

Ambon Terima 15 Motor Sampah Dari KLHK

AMBON,MRNews.com,- Kota (Pemkot) Ambon menerima bantuan sarana prasaran berupa 15 buah motor sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang diperuntukan bagi negeri/desa/kelurahan. Bantuan tersebut bertujuan selain untuk mengangkut sampah dari bak sampah ke tempat pembuangan sampah (TPS) tetapi juga pada akhirnya berujung pada upaya pengelolaan sampah untuk pengembangan bank sampah dalam mendukung sirkulasi ekonomi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada KLHK yang telah mempercayakan kota Ambon menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan sosialisasi pengembangan bank sampah dalam rangka mendukung sirkular ekonomi masyarakat di kota Ambon serta memberikan bantuan sarana prasarana berupa 15 buah motor sampah yang diperuntukan untuk negeri/desa/kelurahan di kota Ambon,” tukas Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler saat membuka sosialisasi pengembangan bank sampah di Manise Hotel, Rabu (27/3/19).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh anggota komisi VII DPR-RI dapil Maluku dari partai Gerindra, Taslim Azis yang diterima kepala dinas lingkungan hidup dan persampahan (DLHP) kota Ambon, Lucia Izaak dan perwakilan dari kabupaten Buru dan kabupaten Maluku Tenggara yang juga masing-masing menerima bantuan motor sampah, dengan total 40 buah.

Demi mewujudkan Indonesia bebas sampah 2025 dan mewujudkan Ambon menjadi kota tujuan wisata 2020, maka Hadler berharap, tak hanya 15 motor sampah yang hari ini dibantu oleh KLHK kepada kota Ambon, tetapi bisa bertambah menjadi 30 atau 40 motor yang manfaatnya tentu besar bagi pemerintah dan masyarakat, dengan jumlah 50 negeri/desa/kelurahan dan bagi optimalisasi serta pengembangan bank sampah di masing-masing wilayah yang sudah terbentuk lewat adanya motor sampah.

Terhadap harapan Wawali Ambon tersebut, anggota komisi VII DPR-RI, Taslim Azis memastikan sebagai mitra KLHK, dirinya akan berupaya merealisasikan penambahan motor sampah kedepannya, dengan tahap awal 40 buah. Dimana kota Ambon mendapat 15 buah, sisanya dibagi ke kabupaten Maluku Tenggara dan kabupaten Buru. Karena tiga kabupaten/kota ini yang siap untuk mendukung program ini.

“Beta mangarti (paham-red) akang. Kalau Maluku Tengah dan SBB katong paham juga. Apa yang katong bisa bantu, katong bikin dolo dengan Merchy Barends yang sama-sama di komisi VII. Dalam kunjungan reses komisi ke Makasar lusa, beta coba komunikasi dengan dia, kalau bisa katong tingkatkan bantuan ini. Kalau sekarang 40, bisa saja nanti 100, supaya setiap tahun bisa berkembang. Sebab suka tidak suka, katong harus mensukseskan program pemerintah pusat juga untuk Indonesia bebas sampah 2025. Sebenarnya diharapkan itu kerjasama pemerintah daerah yang lain supaya ini bisa cepat,” tukas Taslim.

Adanya bank sampah, tambah politisi Gerindra itu, bisa membantu orang membiayai sekolah dengan sampah. Caranya untuk mempermudah perolehan sampah, bila dibiarkan di gang-gang tanpa diangkut sulit, sehingga bantuan mobil sampah akan memudahkan pengangkutan ke bank sampah hingga penguraian sampah, daur ulang. Dengan demikian, bisa meningkatkan sirkular ekonomi masyarakat. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed