AMBON,MRNews.com,- Mengakhiri kunjungan kerja selama dua (2) hari di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK), membersihkan pantai Hative Kecil, hingga melakukan penanaman pohon di Lapangan Merdeka, Rabu (20/2/19). Bersih pantai sekaligus memperingati hari peduli sampah nasional tahun 2019 tepat Kamis, 21 Februari. Selain itu, Ibu Negara juga menyerahkan sumbangan 100 buah tempat sampah untuk perwakilan tokoh masyarakat di Maluku.
Di pantai, Ibu Negara yang tampil sporty mengenakan kaos putih dibalut jaket, dan sneakers coklat, lengkap dengan topi berwarna krem, terlebih dahulu pemanasan dengan senam Tobelo. Selesai senam, Ibu Negara dan anggota OASE KK kemudian “operasi semut”, memunguti sampah-sampah di sekitar bibir pantai, dimana kebanyakan sampah plastik. Berbekal sarung tangan karet dan karung tempat sampah, Ibu Negara tanpa ragu mengambil sampah-sampah yang berserakan.
Salah satu anggota OASE-KK, Ratnawati Jonan mengatakan, bersih pantai ini merupakan salah satu program yang dicanangkan Ibu Negara. Tujuannya untuk mengurangi sampah plastik. “Ini merupakan salah satu program sangat bagus yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat sampai kepada sekolah-sekolah mengenai bahaya sampah plastik dan bagaimana mengurangi sampah plastik,” ujar isteri Menteri ESDM, Ignatius Jonan itu.
Dalam kesempatan itu, Ibu Negara berharap kegiatan ini bisa terus berlangsung kedepannya. Ia juga berpesan kepada istri Gubernur Maluku, Retty Asagaff, agar pantai Hative Kecil dan Galala terus dijaga kebersihannya. “Gerakan ini tidak hanya hari ini saja. Saya serahkan kepada Ibu Gubernur untuk bersih-bersih pantai sampai bersih dan ini juga selanjutnya akan sosialisasi ke organisasi-organisasi yang ada di Kota Ambon,” kata Iriana usai bersih pantai.
Usai bersih pantai, Iriana dan OASE-KK ke PAUD Kasih Ibu, bertemu 250 siswa PAUD, bercerita sukses dilanjutkan gerakan cuci tangan secara benar, sosialisasi gemar menabung bersama bank mandiri dan pemberian bantuan bibit sukung untuk orang tua anak PAUD. Selanjutnya, penyuluhan tentang Iva Test, Program Iva Test Stunting, bebas sampah plastik dan penanaman anakan pohon Gayang di Lapangan Merdeka, dihadiri buruh sapu jalan, pedagang, ibu-ibu PKK, Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, kader KB. 
“Ibu-ibu harus pintar memilah-milah sampah. Karena sampah bisa diolah menjadi bernilai ekonomis tinggi, kecuali sampah plastik. Hindari plastik. Maka baiknya, ganti sedotan plastik dengan sedotan bambu, jangan lagi pakai aqua, tapi ganti dengan botol air karena tidak rusak, awet bisa dicuci. Demikian pula kalau ke pasar, jangan lagi pakai tas kresek/plastik, ganti dengan tas lebih ramah lingkungan atau daur ulang, bisa juga dengan tas yang OASE-KK akan berikan ke ibu-ibu. Semua ini penting dilakukan demi masa depan kita dan anak cucu kita kelak. Harus dimulai dari sekarang,” tutur Iriana.
Kunjungan Ibu Negara berakhir dengan menutup kegiatan pelatihan akbar pendidikan holistik berbasis karakter (PHBK) dan parenting yang telah dilaksanakan selama tiga (3) hari di Maluku City Mall (MCM) menghadirkan 1000 lebih guru di Maluku, baik guru TK, PAUD, TPA, Sekami, guru sekolah minggu/pengasuh, sekaligus memberi motivasi tentang praktek pendidikan karakter untuk membangun kreativitas anak. (MR-02)











Comment