AMBON,MRNews.com,- Tropy Adipura yang didapat oleh Kota Ambon untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut di tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Persampahan (KLHK) hanyalah bonus dari apa yang selama ini dikerjakan dan bukan menjadi tujuan akhir. Karena yang menjadi tujuan akhir adalah kebersihan harus jadi budaya hidup masyarakat di kota ini. 
Hal tersebut dikatakan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam syukuran penerimaan Tropy Adipura di tugu Adipura, depan pintu masuk bandara Pattimura Ambon, Selasa (15/1/19), yang dihadiri Forkopimda Kota Ambon, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, pimpinan SD-SMP se-Kota Ambon, dan masyarakat.
“Sering saya bilang dimana-dimana, Trophy Adipura yang didapat selama ini oleh Kota Ambon bukan tujuan akhir tapi bonus dari Tuhan lewat pemerintah pusat terhadap apa yang kita kerjakan. Sebab sesungguhnya tujuan akhirnya adalah kebersihan harus jadi budaya hidup kita di kota ini,” jelasnya.
Artinya bahwa penghargaan yang didapat ini sebut Walikota, membuat pemerintah dan masyarakat di kota ini tidak akan pernah puas karena semakin banyak tantangan. Tetapi semakin energik dan lewat peran masing-masing terus menggiatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan dengan menjadi contoh dan teladan. Pasalnya kota ini masih kategori bersih belum paling bersih dan ini jadi salah satu tantangan.
Harus diakui Adipura yang didapat ini tentu kata Walikota tidak terlepas dari peran dan partisipasi semua pihak bukan saja pemerintah. Tetapi didalamnya ada para kewang, pasukan kuning, pasukan pink, buru sampah dan sopir mobil sampah, juga DPRD, TNI/Polri, LSM, mahasiswa/pelajar, sekolah dan kampus juga masyarakat turut membantu. Tak lupa juga sinergitas dengan Wawali sebagai “isteri kedua” sehingga kebijakan apapun yang diambil pasti sehati, berjalan baik dan maksimal termasuk niat dan tujuan bersama menciptakan Ambon terus bersih, indah dan nyaman menuju visit Ambon 2020. 
“Jika kita puas, indikasinya tidak berkembang dan tidak maju. Maka tentu sebagaimana yang pa Wawali sampaikan usai terima Adipura dari pa Wapres di kementerian, kita tidak akan pernah puas dengan penghargan. Jelas jadi motivasi dan tantangan. Sebab banyak hal yang harus terus dibenahi lagi untuk prestasi kedepan termasuk sampah. Seluruh area, lokasi tugas kita termasuk masyarakat agar menjaga kebersihan, tidak boleh ada sampah. Dengan begitu makin banyak apresiasi yang didapat. Harus kita capai dan pertahankan semua. Sehingga kita semakin menemukan berlian-berlian baru di kota ini lewat Jumpa Berlian yang harus terus digalakkan,” bebernya.
Sementara itu, salah seorang buruh sampah, Nur kepada media ini, mengharapkan dengan adanya Adipura membuat semua orang sadar pentingnya kebersihan, dengan tidak membuang sampah sembarangan di selokan atau got, sungai tapi pada tempatnya. Terlebih harus dimulai dari diri sendiri. “Karena untuk Ambon bersih dan indah harus dimulai dari kesadaran,” singkatnya. (MR-02)










Comment