by

Adipura Didapat Lagi; Menjaga Kebersihan Tanggungjawab Semua

AMBON,MRNews.com,- Menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon saja, namun juga merupakan tanggungjawab dari setiap pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan dibangun oleh kesadaran masyarakat yang membudayakan kebersihan sebagai gaya hidup.
Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler kepada wartawan usai menerima Trophy Adipura kategori kota sedang peduli kebersihan dan lingkungan di Indonesia yang didapat oleh Kota Ambon di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jakarta, Senin (14/1/19).
Perolehan Trophy Adipura ketujuh kalinya itu sebut Hadler, adalah hal membanggakan namun bukanlah suatu kepuasan. Pasalnya selain lewat proses penilaian ketat yang dilakukan tim kementerian LHK tetapi juga jadi tantangan dan pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Ambon untuk giat menjadikan Ambon sebagai kota yang terus bersih, indah dan nyaman. Tentu juga dengan membangun kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tepat waktu. “Semakin banyak penghargaan yang diperoleh, semakin besar tantangan yang kita hadapi,” tegas Wawali.
Karena itu Wawali menghimbau kepada seluruh pegawai Pemkot Ambon untuk tetap menjadi contoh dalam menjaga kebersihan serta masyarakat untuk tetap membantu memelihara kebersihan kota Ambon. Terkait hal tersebut, kedepan pemerintah akan menerapkan sanksi bagi yang tidak membuang sampah pada tempatnya.
“Jangan dilihat sebagai hukuman tapi pembelajaran kepada masyarakat untuk semakin sadar bahwa bukan karena Adipura tetapi kebersihan sebuah upaya yang dilakukan bersama untuk menjaga lingkungan, kesejahteraan dan kemakmuran,” tutupnya.
Untuk diketahui, penyerahan penghargaan Trophy Adipura diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. Salah satu kriteria penilaian dalam Adipura adalah dalam hal implementasi atas amanat UU nomor 18 tahun 2018 tentang pengolahan sampah, upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah yaitu pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025 serta upaya penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai hulu hingga hilir di setiap kabupaten/kota.
“Kami apresiasi seluruh daerah yang mendapat penghargaan. Namun ini tentunya bukan menjadi titik kepuasan karena masih banyak hal yang perlu dibenahi. Kalau dulu Adipura diperoleh suatu daerah karena kebersihan pasar, buang sampah pada tempatnya. Sekarang juga harus melibatkan lingkungan tempat tinggal, penghijauan dan juga masyarakat. Ingatlah, menghimbau tanpa menjadi contoh itu akan percuma,” demikian Wapres. (MR-02)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed