AMBON,MRNews.Id.- Anggota DPR RI asal Maluku, Saadiah Uluputy memberikan dukungan terhadap visi-misi Gubernur-wakil gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa-Abdullah Vanath untuk membangun Maluku lebih baik.
Menurut Uluputy, visi dan misi pemerintahan yang dipimpin Lewerissa untuk memajukan Maluku maka tentunya membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak.
Tujuh program besar yang menjadi janji politik Gubernur dan wakil Gubernur harus diwujudkan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam Maluku secara optimal. Ia menekankan pentingnya pengelolaan potensi kelautan, pertambangan, serta perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Maluku ini kaya, tetapi ada ironi begitu, kaya dalam kemiskinan. Karena kekayaan tersebut belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Hilirisasi industri harus menjadi fokus utama agar sumber daya alam bisa memberikan manfaat maksimal bagi rakyat dan daerah penghasil,” ujar Uluputy.
Ia juga menyinggung regulasi yang perlu dibenahi untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Selain itu, Uluputy berharap agar program strategis nasional (PSN) yang mencakup pengembangan Ambon Newport bisa diintegrasikan dengan kebijakan hilirisasi.
Lebih lanjut, Uluputy menekankan pentingnya paradigma baru dalam membangun Maluku artinya paradigma “orang saudara” jadi harus ada kohesi sosial dan keterlibatan semua pihak, baik masyarakat Maluku.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya bergantung pada APBD, tetapi juga perlu menarik investor dan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Saya melihat Gubernur Hendrik Lewerissa memiliki jiwa besar untuk merangkul semua pihak. Ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan Maluku berjalan inklusif dan berkelanjutan. Kita punya tujuan yang sama yakni Maluku Maju dan Sejahtera,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Uluputy menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus bersatu demi kemajuan Maluku. Ia optimis bahwa dengan kerja sama yang solid, Maluku bisa keluar dari paradoks kekayaan alam yang belum sepenuhnya dinikmati oleh rakyat Maluku. (**).








Comment