by

Akses Jalan di Larike-Malteng Normal, Listrik Belum Pulih

AMBON,MRNews.com,- Aparat kepolisian, TNI, pemerintah Negeri dan dibantu masyarakat setempat bergerak cepat untuk membersihkan material tanah longsor yang meluber tutupi akses jalan di Negeri Larike Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (13/7) sore.

Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan satu unit mobil alat berat jenis eksavator karena kontur tanah yang tebal dan tak bisa dibersihkan secara manual.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Jane Luhukay menyebut,
pembersihan matrial longsor itu didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu M. Fauzi Syukur dan Babinsa Negeri Larike Serda Nathanel Kombong.

“Selain tanah yang dibersihkan, pohon tumbang juga turut dipangkas batang dan dahannya agar tidak halangi jalan raya. Termasuk tiang listrik yang roboh juga dipindahkan,” jelas Luhukay saat dihubungi Kamis malam.

Dengan demikian kata Luhukay, akses lalu lintas transportasi dari dan ke Kota Ambon dan Larike serta beberapa Negeri di Jazirah Leihitu Barat telah normal.

Sementara untuk jaringan listrik akibat tumbangnya tiang listrik saat cuaca ekstrim masih dilakukan perbaikan oleh petugas PLN unit kecamatan Leihitu Barat.

“Diusahakan perbaikan bisa selesai malam ini namun apabila masih ada kendala maka diusahakan besok pagi jaringan listrik bisa normal kembali,” pungkas Luhukay.

Sebelumnya diberitakan, cuaca esktrim berupa hujan lebat dan angin kencang berdampak pada bencana tanah longsor di Negeri Larike Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu (12/7).

Longsor tepat 50 meter sebelum lokasi wisata Batu Layar itu pun mengakibatkan pohon tumbang dan tiang listrik roboh sehingga menutupi ruas jalan utama.

“Kejadian itu pun membuat arus lalu lintas (Lalin) dari arah Negeri Larike dan sekitarnya menuju Kota Ambon maupun sebaliknya terhambat,” jelas Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Jane Luhukay, Kamis (13/7). (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed