AMBON,MRNews.com,- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon untuk periode II tahun 2022 kembali menelorkan wisudawan baru yang siap masuki dunia kerja, Jum’at (2/12/22).
Sebanyak 85 orang di wisuda oleh Rektor IAKN Ambon Prof Dr. Jance Z Rumahuru dalam Sidang Senat Terbuka IAKN Ambon, yang terdiri dari 2 doktor Pendidikan Agama Kristen (PAK), 17 orang magister PAK, 3 magister musik Gerejawi.
Sebanyak 27 orang sarjana PAK, 6 orang sarjana Bimbingan Konseling Kristen (BKK), 10 sarjana Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), 7 sarjana Teologi, 1 sarjana agama, 2 sarjana sosial, 1 sarjana pariwisata, 2 orang sarjana Seni dan 7 sarjana Pendidikan Seni Musik.
Dari 85 lulusan tersebut, 36 orang mendapat predikat “Cumlaude”. Salah satu Peraih Cumlaude, Delkia Lesbatta pun diberikan tempat “istimewa” mewakili para wisudawan untuk memberikan kesan dan pesan.
Rektor Yance Rumahuru katakan, sejak bertransformasi pada 2018 hingga kini, IAKN Ambon terus mengembangkan diri melaksanakan tri Dharma perguruan tinggi dengan mengutamakan budaya mutu secara terstruktur dan konsisten.
Dimana terdapat tiga fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) dengan tiga program studi (Prodi), Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) yang memiliki empat Prodi dan Fakultas Ilmu Keagamaan Kristen (FIKK) dengan dua Prodi. Serta Prodi Pasca Sarjana dengan empat Prodi yakni Magister PAK (B), Magister Musik Gereja (B), Doktor PAK (B) dan Doktor Musik Gereja (C).
“Terdapat 95 dosen tetap yakni 32 doktor, 61 magister dan 12 (cand doktor) di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, 3 guru besar (aktif) dan 3 guru besar yang diperbantukan. Mahasiswa aktif saat ini yaitu 1.696 orang; 1569 sarjana, 127 orang mahasiswa pasca sarjana,” bebernya.

Sejalan dengan itu dalam pengembangan kelembagaan dan pendidikan, IAKN Ambon sebut Rumahuru, telah membangun kerjasama sejak 2018-2022 yakni 110 kerjasama nasional telah terimplementasi dan 3 kerjasama internasional.
Sementara di depan Senat Perguruan Tinggi, civitas akademika dan para lulusan, Staf Ahli Gubernur Maluku bidang pembangunan ekonomi dan SDM, Denny Lilipory mengaku, sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menelorkan tenaga tenaga terdidik dan berkualitas, IAKN Ambon harus menjadi pelopor dalam upaya mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki bumi Maluku baik di bidang perikanan, kelautan, pendidikan, pariwisata dan agama.
Gubernur Maluku Murad Ismail kata Lilipory, berpesan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan karier namun awal perjalanan panjang para wisudawan ke masa depan.
Diakui, kreatifitas di masyarakat akan membantu memiliki ketahanan dan kemampuan bersaing di pasar kerja nanti dan jauh lebih bermanfaat jika mampu menciptakan serta membuka lapangan kerja baru.
“Janganlah berhenti belajar, tetapi belajar dan terus belajar. Karena ketika saudara berada dalam ruang akademik maka akan berbeda ketika saudara berada di ruang masyarakat. Karena disana akan saudara temukan hal baru tentang pelajaran kehidupan,” pesan Gubernur.
Hal ketiga kata dia, pemerintah baik di pusat maupun daerah terus mendorong upaya-upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan mulai dari pendidikan dasar tingkat perguruan tinggi.
“Asumsinya, jika pendidikan berkualitas maka akan tersedia SDM unggul yang dapat menciptakan lapangan kerja dan mampu mengeksplorasi serta mengeksploitasi potensi sumber daya alam yang tersedia di daerah ini demi kasih kemaslahatan kita bersama,” pungkasnya. (MR-02)











Comment