AMBON,MRNews.com – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2022, dengan mengusung tema pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal melalui edukasi, desain desa wisata, literasi, musik tradisional dan moderasi beragama.
Rektor IAKN Ambon melalui Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Dr Agusthina Siahaya M.Th melepas peserta KKN tematik 2022 yang jumlahnya 54 orang mahasiswa kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Elkyopas Silooy di Auditorium IAKN, Senin (26/9).
Siahaya katakan, Pelaksanaan KKN Tematik tahun 2022 ini berjalan sebulan mulai 26 September – 26 Oktober 2022 dengan 54 mahasiswa dari empat program studi (Prodi) antara lain mahasiswa Prodi Pariwisata Budaya dan Agama, Pastoral Konseling, Teologi serta Musik gereja.
“Ke-54 mahasiswa dibagi pada sejumlah lokasi KKN yaitu Negeri Amahusu, Kelurahan Benteng, Kelurahan Mangga Dua, Kelurahan Waihoka, Negeri Hative Kecil, Negeri Halong, Negeri Latta, Negeri Poka,” tandas Siahaya.
Selaku pimpinan fakultas dan mewakili pimpinan lembaga dirinya berharap, dengan pelaksanaan KKN tematik ini mahasiswa wajib terlatih dalam pengembangan pola pikir, rasa dan ketrampilan untuk merancang program kerja yang lebih terfokus, sesuai tema.
“Rancang program kerja yang betul-betul
berbasis kearifan lokal dengan spesifikasi program studi masing-masing. Sehingga pada akhirnya akan berdampak langsung, dirasakan kehadiran IAKN Ambon ke masyarakat,” harap Siahaya.
Sementara Asisten Bidang Pemerintahan Elkyopas Silooy menyatakan, Pemerintah Kota Ambon, menyambut dengan gembira program KKN tematik IAKN Ambon, yang mana menetapkan Ambon sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan dimaksud.
“Harapan kami perguruan tinggi di daerah ini tak saja IAKN Ambon dapat meningkatkan sinergi dan perannya, melalui berbagai inovasi dan kreativitas bagi pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Silooy.
Ditegaskan, setelah selesai masa perkuliahan, mahasiswa akan kembali mengabdikan ilmu yang diterima di kampus di masyarakat. Diharapkan pengabdian itu akan berdampak positif bagi kemajuan masyarakat dan daerah.
“KKN tematik ini harus dijadikan sebagai sarana implementasi kemampuan akademis guna membantu mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi di Negeri, Desa, dan Kelurahan masing- masing yang disasar,” pungkasnya.
Sebelumnya, ketua panitia KKN tematik IAKN Ambon 2022, Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd dalam laporannya katakan, rangkaian KKN merupakan kegiatan intrakurikuler mahasiswa dengan mengintegrasikan pelaksanaan unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui belajar dan bekerja dalam konteks pemberdayaan masyarakat.
IAKN Ambon sebutnya, memprogramkan kegiatan KKN sebagai salah satu komponen evaluasi penyelesaian studi. Dimana mahasiswa yang mengikuti KKN dapat mengembangkan pengalaman kerja dalam masyarakat dengan menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi masalah dalam pembangunan secara pragmatis dan interdisipliner.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan KKN tematik dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata khususnya bagi civitas akademik IAKN dan masyarakat Kota Ambon pada umumnya,” kunci Lesilolo. (MR-03)











Comment