AMBON,MRNews.com – Kota Masohi ibukota Maluku Tengah (Malteng) dikepung banjir dan longsor, Minggu (17/7) usai guyuran hujan deras sejak Sabtu malam.
Terpantau, ada beberapa kawasan yang parah terendam banjir, yakni kawasan Namaelo, Apui dan Lesane bahkan banjir mengepung hingga pusat kota Masohi.
Halimun Saulatu, legislator Dapil Malteng saat dihubungi via WhatsApp, mendesak Pemda baik Kabupaten maupun Provinsi segera lakukan tanggap darurat kepada warga terdampak bencana.
“Pemda Malteng segera tanggapi permasalahan banjir dan longsor yang mengepung kota Masohi, dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Segera lakukan tanggap darurat, serta mengantisipasi agar warga bisa direlokasi, mengingat sebagian masih menempati rumah yang tergenang longsor,” ungkap Saulatu.
Saulatu akui prihatin dengan kondisi yang sementara berlangsung.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi, saat ini dimana banjir dan longsor terpantau cukup parah melanda Masohi,” tandasnya, Minggu (17/7).

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten dan Provinsi dapat bekerjasama mengatasi permasalahan ini, sehingga bisa sama-sama mengatasi dan memperbaiki titik kerawanan secara jangka panjang.
“Kedepannya Pemerintah Daerah dapat maksimal mengupayakan, pembenahan drainase-drainase secara rutin agar dapat meminimalisir potensi banjir yang terjadi, juga sigap melakukan langkah tanggap darurat,” pintanya.
Saulatu dikesempatan yang sama juga menekankan, Pemda juga harus lebih maksimal menyampaikannya ke Pemprov.
“Jangan terkesan lamban dalam koordinasi,” tegas politisi Demokrat itu. (MR-03)











Comment