by

Apel Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2022, Kapolri Tekankan 8 Hal

AMBON,MRNews.com.- Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lain akan melaksanakan Operasi Ketupat Salawaku 2022 terkait pengamanan hari raya Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah dimulai 28 April mendatang.

Karena itu, Polda Maluku menggelar apel gelar pasukan dengan inspektur upacara, Gubernur Maluku, Murad Ismail di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary Tantui-Kota Ambon, Jumat (22/4).

Apel yang sekaligus pengecekan pasukan oleh Gubernur, Kapolda, Wakapolda dan Pimpinan TNI, diikuti personil Polri/TNI dari berbagai satuan serta instansi pemerintah Provinsi dan Kota Ambon yang terkait.

Dikesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Gubernur menyatakan, operasi Ketupat 2022 harus dilaksanakan secara optimal, agar perjalanan arus mudik maupun arus balik selama Idul Fitri berjalan lancar, aman dan sehat.

“Kejahatan dan gangguan Kamtibmas sekecil apapun harus kita Cegat dan antisipasi,” ingat Kapolri dalam amanatnya.

Guna mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2022, Jenderal Listyo menekankan 8 hal penting kepada pasukan baik TNI, Polri dan instansi pemerintah yang bekerja di lapangan yaitu pertama; jaga stamina dan kesehatan mental beserta fisik selama menjalankan operasi.

“Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ingatnya.

Kedua, lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif.

Ketiga, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimanapun dan kapanpun.

“Rekan-rekan adalah wujud representasi negara ditengah-tengah masyarakat,” tukas mantan Kapolda Banten itu.

Keempat, gelar kekuatan Polri pada pos-pos pengamanan dan pelayanan serta di titik rawan kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Kelima, lakukan koordinasi dan kerjasama dengan Satgas Covid-19 untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Idul Fitri 1443 Hijriah dengan melakukan tes antigen secara acak terhadap masyarakat di tempat-tempat keramaian.

Keenam, mendorong para pengelola tempat wisata pusat perbelanjaan dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan untuk memasang dan menerapkan aplikasi pedulilindungi.

Ketujuh, Satgas pangan agar betul-betul memainkan peran untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan bahan pokok dan pengendalian harga

“Terakhir, tetapkan kerjasama, sinergi dan soliditas pada para pihak yang terlibat Satukan Visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan operasi,” pesan Jenderal Bintang Empat itu.

Ditambahkan, operasi Ketupat 2022 akan digelar selama 12 hari, dimulai 28 April sampai 9 Mei 22. Pengamanan dilakukan di seluruh Indonesia baik Masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

“Dalam pelaksanaan operasi akan libatkan 144.392 personel gabungan yang terdiri atas 87.888 personil Polri, 13.287 personil TNI, serta 43.245 personil dari instansi pemerintah terkait,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed