by

44 Kasus Covid-19 di Ambon, Operasi Yustisi Bakal Dijalankan Lagi

AMBON,MRNews.com,- Jumlah pasien terpapar Covid-19 di Kota Ambon hingga kini, Sabtu (29/1) terus naik signifikan mencapai 44 kasus kasus, tertinggi di Maluku.

Pemerintah kota (Pemkot) Ambon bakal kembali menjalankan operasi Yustisi penegakkan protokol kesehatan (Prokes) terhadap masyarakat di jalan-jalan utama hingga tingkat desa/negeri.

“Kita akan kembali menjalankan operasi yustisi. Pelaksanaannya, akan dilaksankan disetiap jalan-jalan utama sampai ke tingkat desa negeri,” beber Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada awak media di Ambon, Minggu (30/1).

Tujuannya kata Louhenapessy, agar meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih taat Prokes 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan) yang tentunya dapat berimplikasi pada angka terpapar kembali menurun.

“Harapan saya, ya semoga lewat yustisi kedisiplinan masyarakat terkait dengan penerapan Prokes meningkat,” jelasnya.

Sedari awal kata Walikota Ambon dua periode itu, pihaknya tak henti-hentinya menghimbau dan terus mengingatkan masyarakat agar tidak boleh lalai menerapkan Prokes, meski kondisi Kota Ambon sudah nihil kasus dan ada di zona hijau.

Namun kurang lebih sepekan ini sambungnya, keadaan kota terkait penyebaran virus Covid-19 sudah kembali tak kondusif. Hal ini menandakan warga yang berada di Ambon mengabaikan Prokes dalam melakukan aktivitas.

“Kesadaran terkait penerapan Prokes di Ambon sudah semakin menurun, setelah masyarakat mengetahui kota ini sudah memasuki zona hijau,” tegasnya.

Masyarakat menurut dia, semestinya tidak lalai dalam menerapkan Prokes meski kenyataannya keadaan kota ini sudah semakin baik.

“Kadang masyarakat kita ini merasa sudah zona hijau berarti tidak perlu disiplin penerapan Prokes, seperti memakai masker, menjaga jarak. Itu sudah jarang saya temui di masyrakat. Padahal sangat keliru dan fatal,” terang Louhenapessy.

Dengan kembalinya kasus terpapar mencapai 44 kasus sambung politisi Golkar itu, harusnya menjadi alarm pengingat kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan penerapan Prokes. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed