by

Sekarang Masuk SD Harus Usia 7 Tahun

 

AMBON,MRNews.Com.- Patut diketahui oleh seluruh masyarakat di Kota Ambon, bila ternyata mulai tahun ajaran 2018-2019 siswa yang masuk Sekolah Dasar (SD) harus berusia tujuh tahun.sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud-RI) Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Hal ini juga dimaksudkan guna meningkatkan daya tahan ingatan dan kemampuan dari siswa yang bersangkutan.

“Kami harus konsisten untuk menerapkan aturan ini,dimana penerimaan Siswa SD harus berumur 7 tahun atau 8 tahun untuk meningkatkan daya tahan murid,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Fahmi Salatalohy kepada MimbarRakyatNews.Com di Kantor Gubernur Maluku (05/04)

Lanjut Salatalohy, apabila sekolah tetap pada prinsip menerima siswa dibawah tujuh tahun, saat proses belajar mengajar di kelas, dengan pelajaran yang tingkat kesulitannya sulit, dipastikan anak akan semakin sulit dalam menangkap pelajaran yang diberikan.

“Kalau kita terima siswa 5 tahun dan saat belajar di kelas guru memberikan pelajaran uang berat, siswa sudah tidak mampu lagi untuk menangkap,” jelasnya.

Tambahnya, anak SD usia tujuh tahun ini juga dimaksudkan agar melatih siswa, agar mampu bersaing dengan siswa lainnya, saat kompetisi dilakukan, baik didalam daerah maupun diluar daerah.

“Secara formal, di kelas siswa yang umurnya dibawah, justru tidak akan kuat, otaknya pasti kurang tangkap,bagaimana kemudian diberikan PR dan situasi di kelas” ucapnya.

Dengan demikian pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap sekolah-sekolah di kota Ambon.
sementara untuk tahun-tahun mendatang sudah pasti akan lebih diperketat, demi siswa itu sendiri.

Walau demikian, lanjut Salatalohy, jika ada anak usia 6 tahun yang sudah mampu membaca dan menulis, kita akan menggagas sekolah transit, anak-anak nantinya akan kita titip disitu, jika usinya sudah memasuki tujuh tahun, barulah kita lakukan pemantapan sebelum masuk ke SD.

“Ada siswa juga yang sudah enam tahun, tetapi dia sudah mampu, kita akan buat psikotes terkait hal tersebut, kita lewat seleksi, masuk SD karena memiliki kemampuan, semua ini bukan untuk kepentingan Dinas Pendidikan tetapi untuk anak sendiri, jika ternyata usia juga turut mempengaruhi kemampuan anak,” tandas Salatalohy (MR-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed