by

Tim PKMS UKIM  Gelar Penulisan Karya Ilmiah Bebas Plagiat 

AMBON,MRNews,com.-   Pentingnya penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa dan pelajar tanpa Plagiat di Kota Ambon menjadi topik utama dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa dan Pelajar Bebas Plagiasi yang melibatkan Ikatan Mahasiswa Pelajar Nusaniwe yang digelar di Laboratorium Ilmu Kesejahteraan Sosial (Lab IKS) UKIM Ambon, beberapa waktu lalu yang melibatkan Tim Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dengan menghadirkan narasumber Dr. Ricardo F. Nanuru, S.Si., M.Phil yang diikuti 30 peserta dari berbagai kampus.

Menurut Nanuru, kegiatan  ini dilatarbelakangi oleh satu masalah serius yang dihadapi insan akademis belakangan ini yaitu plagiasi. Perilaku plagiat tambahnya semakin memprihatinkan, khususnya di kalangan pendidikan tinggi dengan pelaku dari kalangan mahasiswa.

Ketua tim Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) UKIM, Haris Touwely, S.E., M.Si mengaku jika langkah inisiatif dilakukan untuk mendekati mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Nusaniwe (IKAMAPENUSA) untuk mendiskusikan masalah-masalah terkait tugas-tugas mereka sebagai pelajar dan mahasiswa sehingga kedepannya dalam penulisan karya ilmiah dilakukan tanpa ‘mencuri’ atau menjiplak hasil karya orang lain, (Red-plagiat) .

“Dari diskusi yang dilakukan maka diketahui bahwa, masih kurangnya arahan guru dan dosen terkait tugas-tugas yang diberikan termasuk kurangnya pengetahuan tentang cara mencari literatur ilmiah yang berkategori baik bahkan tidak menguasai teknik parafrase. Termasuk tidak menguasai teknik penulisan ilmiah yang disyaratkan oleh universitas dan sekolah serta tidak menguasai teknologi terkait pengutipan dan daftar pustaka seperti Mendeley” ujar Touwely kepada MRNews di Ambon.

Lebih lanjut Touwely mengatakan jika Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu dari Tridharma Perguruan Tinggi selain pendidikan pengajaran dan penelitian. Setiap dosen diwajibkan melaksanakan atau mengaplikasikan ketiganya dalam setiap semester yang dijalaninya.

“Berkaitan dengan hal tersebut, maka Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) memberikan dana secara kompetitif kepada para dosen di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat” urainya.

Tahun 2019, DRPM Ristekdikti meloloskan 2 (dua) proposal pengabdian kepada masyarakat pada skim Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dari Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon. Salah satu proposal yang berhasil bersaing secara nasional itu berjudul: “PKMS Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa dan Pelajar Nusaniwe Bebas Plagiasi” yang digawangi oleh Haris Touwely, S.E., M.Si (Ketua) dan Resa Dandirwalu, S.Si., M.Hum (anggota).

Dijelaskan, dengan kegiatan ini diberikan pengetahuan terkait sumber-sumber belajar yang relevan dan benar sehingga penelusuran pustaka dari jurnal-jurnal dikelola secara baik dan benar oleh Kemenristekdikti maupun lembaga pengindeks seperti SINTA, Scopus, WoS, dan lain-lain.

Kepada peserta juga diberikan pengetahuan dan keterampilan menggunakan software Mendeley yang membantu mereka membuat kutipan dan daftar pustaka secara baik, sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan fatal dalam penulisan karya ilmiah, seperti kehilangan daftar pustaka padahal nama penulis ada di kutipan.

“ Kita juga melatih mereka bagaimana membuat karya ilmiah dengan terlebih dahulu memperkenalkan teknik parafrase serta cara mengembangkan ide-ide pokok ke dalam tulisan karya ilmiah. Karena itu pendampingan dilakukan selama 1 bulan “ ujarnya.

Sementara itu, menurut pengakuan peserta, kegiatan ini masih sangat jarang dilakukan oleh berbagai kalangan di Kota Ambon. Sehingga diharapkan, pelatihan seperti ini dapat  dilakukan lagi untuk memacu kemajuan penulisan karya ilmiah bebas plagiasi di kalangan pelajar dan mahasiswa.  (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed